Kompas.com - 16/07/2020, 18:04 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.

KOMPAS.com - Anemia adalah kondisi saat tubuh kekurangan sel darah merah.

Protein dalam sel darah merah ini bertugas mengedarkan oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan tubuh.

Saat seseorang mengalami anemia, tubuhnya akan mengalami lemah dan lesu.

Baca juga: Anemia: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi

Melansir Family Doctor, tubuh membutuhkan zat besi untuk membuat sel darah merah.

Kebanyakan orang yang menderita anemia mengalami kekurangan zat besi. Kondisi ini disebut anemia defisiensi zat besi.

Selain anemia defisiensi zat besi, ada juga jenis anemia lainnya, yakni:

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

6 Cara Mencegah Penyakit Anemia
Anemia yang tidak disebabkan
Bagikan artikel ini melalui
  • Anemia aplastik: sumsum tulang merusak sel induk sehingga tubuh susah memproduksi sel darah
  • Anemia hemolitik: tubuh menghancurkan sel darah merah sebelum waktu normalnya 120 hari
  • Anemia normositik: sel darah merah berukuran normal, tetapi jumlah sedikit
  • Anemia pernisiosa: tubuh kekurangan vitamin B12, sehingga tubuh kekurangan sel darah merah sehat
  • Anemia sel sabit: penyakit genetik yang membuat tubuh memiliki sel darah merah abnormal

Baca juga: Waspada, Suka Makan Es Batu Berisiko Rusak Gigi dan Tanda Anemia

Anemia bisa diantisipasi apabila Anda anemia disebabkan kondisi khusus seperti haid, hamil, atau kekurangan nutrisi tertentu.

Namun, Anda tidak dapat mencegah anemia karena masalah genetik. Berikut beberapa cara mencegah penyakit anemia yang bukan disebabkan masalah genetik:

1. Makan asupan tinggi zat besi

Melansir Women's Health, mengondumsi makanan yang mengandung zat besi bisa jadi solusi mencegah anemia karena tubuh kekurangan zat besi.

Beberapa makanan kaya zat besi di antaranya daging, ayam tanpa lemak, sayuran berwarna hijau tua, dan kacang-kacangan.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

12 Tanda Awal Kehamilan, Tak Melulu Menstruasi Terlambat

12 Tanda Awal Kehamilan, Tak Melulu Menstruasi Terlambat

Health
Perut Buncit

Perut Buncit

Penyakit
Ini Alasan Usia Kehamilan Bisa Lebih Tua dari Usia Pernikahan?

Ini Alasan Usia Kehamilan Bisa Lebih Tua dari Usia Pernikahan?

Health
Kulit Belang

Kulit Belang

Penyakit
10 Cara Mengobati Penyakit Perlemakan Hati Secara Alami

10 Cara Mengobati Penyakit Perlemakan Hati Secara Alami

Health
Betis Bengkak

Betis Bengkak

Penyakit
Kapan Sebaiknya Pemeriksaan Kesehatan Dilakukan Saat Merencanakan Kehamilan?

Kapan Sebaiknya Pemeriksaan Kesehatan Dilakukan Saat Merencanakan Kehamilan?

Health
Pusar Sakit

Pusar Sakit

Penyakit
9 Cara Mudah Cegah Jet Lag

9 Cara Mudah Cegah Jet Lag

Health
Jari Kaki Bengkak

Jari Kaki Bengkak

Penyakit
Jarang Diketahui, Inilah 4 Manfaat Daun Murbei bagi Kesehatan

Jarang Diketahui, Inilah 4 Manfaat Daun Murbei bagi Kesehatan

Health
Perut Bunyi

Perut Bunyi

Penyakit
IDAI Minta Pengawasan dan Evaluasi Sekolah Tatap Muka Dioptimalkan

IDAI Minta Pengawasan dan Evaluasi Sekolah Tatap Muka Dioptimalkan

Health
Kejang Demam

Kejang Demam

Penyakit
9 Makanan yang Baik untuk Perkembangan Otak Anak

9 Makanan yang Baik untuk Perkembangan Otak Anak

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.