Kompas.com - 20/06/2021, 10:30 WIB
Ilustrasi garam Himalaya Ilustrasi garam Himalaya

Baik garam meja maupun garam Himalaya, sebagian besar terdiri dari natrium klorida, tetapi garam Himalaya memiliki hingga 84 mineral dan elemen lainnya.

Ini termasuk mineral umum, seperti kalium dan kalsium, serta mineral yang kurang dikenal, seperti strontium dan molybdenum.

Satu studi berjudul “Comparison of Salty Taste and Time Intensity of Sea and Land Salts from Around The World” menganalisis kandungan mineral dari berbagai jenis garam, termasuk garam Himalaya merah muda dan garam meja biasa.

Hasilnya, garam meja mungkin memiliki lebih banyak natrium, tetapi garam Himalaya merah muda mengandung lebih banyak kalsium, kalium, magnesium, dan zat besi.

Namun, jumlah mineral dalam garam Himalaya sangat kecil.

Baca juga: Rekomendasi Garam untuk Penderita Darah Tinggi

Terlepas dari kenyataan bahwa garam Himalaya merah muda hanya mengandung sejumlah kecil mineral tambahan, banyak orang masih mengklaim bahwa garam itu dapat memberikan sejumlah manfaat kesehatan.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Benarkah Garam Himalaya Lebih Sehat daripada Garam Meja?
Banyak orang mengklaim bahwa garam Himalaya lebih sehat daripada garam meja biasa.
Bagikan artikel ini melalui

Sebenarnya, sebagian besar klaim ini tidak memiliki penelitian untuk mendukungnya.

Misalnya, selama ini garam Himalaya diklaim dapat memperbaiki yang berhubungan dengan pernapasan.

Klaim tersebut telah dievaluasi dalam beberapa penelitian dan hasilnya, mungkin ada beberapa manfaat, tetapi secara keseluruhan, penelitian yang lebih ketat diperlukan untuk menyelidiki efektivitasnya.

Contoh lain, garam Himalaya diklaim dapat meningkatkan kualitas tidur.

Faktanya, penelitian berjudul “Sodium-restricted diet increases nighttime plasma norepinephrine and impairs sleep patterns in man” menunjukkan bahwa konsumsi garam jenis apa pun dalam jumlah yang cukup juga dapat meningkatkan kualitas tidur.

Hal ini disebabkan oleh kandungan natrium klorida di dalam garam.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa klaim bahwa garam Himalaya lebih sehat daripada garam meja merupakan klaim yang masih kurang bukti.

 

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Osteoartritis

Osteoartritis

Penyakit
Kapan Waktu Tidur Siang yang Baik?

Kapan Waktu Tidur Siang yang Baik?

Health
Bintitan

Bintitan

Penyakit
Apa yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Sebelum dan Setelah Vaksinasi Covid-19?

Apa yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Sebelum dan Setelah Vaksinasi Covid-19?

Health
Glositis

Glositis

Penyakit
9 Ciri-ciri Penyakit Paru-paru, Tak Hanya Sesak Napas

9 Ciri-ciri Penyakit Paru-paru, Tak Hanya Sesak Napas

Health
Malnutrisi Energi Protein

Malnutrisi Energi Protein

Penyakit
Sakit Gusi Pantang Disepelekan, Kenali Bahayanya…

Sakit Gusi Pantang Disepelekan, Kenali Bahayanya…

Health
Bau Mulut

Bau Mulut

Penyakit
8 Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih

8 Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih

Health
Inkompatibilitas Rhesus

Inkompatibilitas Rhesus

Penyakit
Benarkah Air Mani Dapat Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit?

Benarkah Air Mani Dapat Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit?

Health
Abses Gigi

Abses Gigi

Penyakit
8 Cara Program Hamil agar Pasangan Sukses Mendapatkan Momongan

8 Cara Program Hamil agar Pasangan Sukses Mendapatkan Momongan

Health
Listeriosis

Listeriosis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.