Kompas.com - 23/06/2021, 07:33 WIB
Ilustrasi keriput Ilustrasi keriput

KOMPAS.com - Kolagen adalah bentuk protein yang paling umum ditemukan di dalam tubuh.

Kolagen dapat ditemukan di banyak jaringan otot, tulang, tendon, pembuluh darah, dan sistem pencernaan.

Namun, ketika berbicara tentang pentingnya kolagen, orang-orang biasanya mengacu pada manfaatnya bagi kulit. Hal ini wajar.

Baca juga: 4 Cara Mencegah Penuaan Dini akibat Paparan Sinar Matahari

Dilansir dari WebMD, seiring bertambahnya usia, tubuh secara normal akan menghasilkan lebih sedikit kolagen.

Kurangnya kolagen ini bisa menyebabkan tanda-tanda umum penuaan.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

7 Cara Meningkatkan Kolagen dalam Tubuh
Kenali beragam cara meningkatkan kolagen dalam tubuh yang salah satunya bermanfaat untuk menunjang penampilan kulit tidak keriput dan kencang.
Bagikan artikel ini melalui

Keriput, kulit kendur kehilangan elastisitasnya, dan persendian kaku adalah tanda-tanda bahwa tubuh memproduksi lebih sedikit kolagen.

Di sisi lain, ketika kadar kolagen dalam tubuh tinggi, kulit menjadi lembut, halus, dan kencang.

Kolagen ini dapat membantu sel-sel kulit memperbaharui dan memperbaiki diri.

Kolagen juga dapat membantu menjaga kelembapan kulit.

Inilah sebabnya mengapa kolagen lebih sering dilihat sebagai bahan yang sangat penting untuk perawatan kulit.

Cara meningkatkan kolagen 

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kadar kolagen di dalam tubuh.

Untuk tujuan ini, seseorang dapat dengan mudah menambahkan makanan tertentu, mengambil suplemen, atau menambahkan olahraga baru.

Baca juga: 18 Makanan yang Mengandung Vitamin E Tinggi

Berikut ini adalah beberapa cara meningkatkan kolagen yang bisa dipertimbangkan:

1. Konsumsi makanan kaya asam amino

Asam hialuronat adalah senyawa penting untuk kolagen di kulit.

Dilansir dari Medical News Today, senyawa ini dapat ditemukan dalam makanan yang kaya asam amino, seperti kacang-kacangan, sayuran berbentuk umbi akar, dan kedelai.

Menambahkan asam hialuronat ke dalam makanan dapat dengan mudah membantu meningkatkan kadar kolagen.

Asam hialuronat juga tersedia dalam bentuk suplemen. Namun, sebelum mengonsumsi suplemen apapun, siapa saja disarankan untuk dapat berkonsultasi dulu dengan dokter.

Baca juga: 17 Makanan yang Mengandung Protein Tinggi

2. Konsumsi makanan yang mengadung vitamin C tinggi

Tubuh manusia tidak dapat membuat vitamin C, jadi sangat penting untuk mendapatkannya dari makanan.

Penelitian dari Indian Dermatology Online Journal pada 2013 menunjukkan bahwa vitamin C juga berperan penting dalam melindungi kulit dan menciptakan lebih banyak kolagen dalam tubuh.

Oleh sebab itu, banyak perusahaan perawatan kulit menambahkan vitamin C ke produk krim pelindung untuk alasan yang baik.

Vitamin C dapat diambil sebagai suplemen atau ditambahkan ke kulit, dan ditemukan dalam banyak makanan.

Buah jeruk, sayuran berdaun hijau, pepaya, stroberi, dan brokoli semuanya adalah makanan tinggi vitamin C.

3. Manfaatkan gel lidah buaya

Orang sering menggunakan gel lidah buaya untuk merawat kulit setelah terbakar sinar matahari atau untuk meredakan ruam.

Tetapi, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Clinical, Cosmetic and Investigational Dermatology pada 2015, menunjukkan bahwa lidah buaya mungkin memiliki lebih banyak manfaat.

Baca juga: 14 Makanan yang Mengandung Vitamin C Tinggi

Daripada menunggu kerusakan kulit muncul dan mengobatinya dengan lidah buaya topikal, peneliti memberi partisipan ekstrak lidah buaya yang disebut sterol lidah buaya untuk diminum.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi asam hialuronat dan kolagen terlihat hampir dua kali lipat pada partisipan. Ada juga pengurangan kerutan wajah yang signifikan.

Tampaknya lidah buaya benar-benar dapat merangsang sel-sel untuk tumbuh.

Gel lidah buaya dapat digunakan sebagai krim topikal atau diambil sebagai suplemen oral.

4. Manfaatkan ginseng

Ginseng telah digunakan selama berabad-abad dalam pengobatan tradisional.

Sebuah studi yang diterbitkan Journal of Ginseng Research pada 2012 menemukan bahwa ginseng dapat meningkatkan jumlah kolagen dalam aliran darah.

Ginseng juga memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-oksidatif.

Baca juga: Bagaimana Baiknya Konsumsi Kunyit dan Temulawak Saat Pandemi Covid-19?

Para peneliti juga mencatat bahwa ginseng mungkin memiliki potensi untuk menghentikan sel-sel kulit dari penuaan.

Ginseng sering ditemukan dalam bentuk teh, tingtur, dan suplemen.

5. Ambil antioksidan

Antioksidan adalah zat yang dapat membantu melindungi tubuh dari radikal bebas.

Radikal bebas adalah molekul yang dapat merusak tubuh.

Tidak semua antioksidan akan meningkatkan produksi kolagen, tetapi mereka akan membantu kolagen yang ada untuk melakukan pekerjaan terbaiknya.

Ada banyak jenis antioksidan yang dapat melindungi dan meremajakan kulit dengan berbagai cara.

Antioksidan ini bisa dengan mudah di berbagai jenis makanan. Berikut ini adalah beberapa makanan yang mengandung antioksidan:

  • Blueberry
  • Teh hijau
  • Buah delima
  • Astragalus
  • Kayu manis
  • Minyak esensial basil, oregano, dan thyme

Baca juga: 12 Makanan yang Mengandung Antioksidan Tinggi

6. Dapatkan retinol

Retinol adalah jenis antioksidan lain yang biasa digunakan untuk meningkatkan kadar kolagen di kulit.

Retinol merupakan turunan sintetik yang didapatkan dari vitamin A.

Retinol ini dapat membantu meningkatkan umur kolagen serta memblokir enzim tertentu yang menghancurkan kolagen, menjadikannya tambahan yang sempurna sebagai “obat” perawatan kulit.

Retinol salah satunya banyak ditemukan pada hati sapi.

7. Lindungi kulit dari lingkungan

Sel-sel kulit selalu dalam siklus “diciptakan” dan “dihancurkan”.

Namun, ada beberapa faktor, seperti lingkungan yang dapat memperburuk keadaan.

Baca juga: Dokter Sebut Ubah Warna Kulit Jadi Putih Bisa Picu Kanker Kulit

Cuaca ekstrim, polusi, paparan sinar matahari, bahkan partikel debu dapat merusak kulit.

Sel-sel yang rusak harus diganti, yang mengurangi kadar kolagen lebih banyak lagi.

Solusi mudah untuk ini adalah dengan menjaga kulit tetap bersih.

Membersihkan kulit setiap hari dapat membantu melindungi kolagen yang sudah ada di kulit.

Pada hari-hari cerah dan terik, Anda mungkin perlu selalu memakai tabir surya yang baik.

Anda mungkin perlu juga melindungi wajah dengan topi bila memungkinkan.

Pada hari-hari yang sangat cerah, kacamata hitam juga dapat membantu melindungi kolagen halus di sekitar mata.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Kulit Belang
Kulit Belang
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Displasia Pinggul

Displasia Pinggul

Penyakit
8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

Health
Radang Permukaan Lidah

Radang Permukaan Lidah

Penyakit
13 Makanan untuk Melancarkan BAB

13 Makanan untuk Melancarkan BAB

Health
Gusi Bengkak

Gusi Bengkak

Penyakit
13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

Health
Biang Keringat

Biang Keringat

Penyakit
Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Health
Mata Gatal

Mata Gatal

Penyakit
Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Health
Iritis

Iritis

Penyakit
6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Gusi

Abses Gusi

Penyakit
Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.