Kompas.com - 26/06/2021, 15:03 WIB

Sayangnya lagi, para peneliti menemukan bahwa sebagian besar dari partisipan yang diuji tidak mendapatkan kembali indra penciuman sepenuhnya. Kemampuan penciuaman para partisipan diketahui berkurang atau kembali dengan cara yang terdistorsi (mengalami parosmia).

Sementara itu, dari 813 partisipan itu, 527 orang diketahui mengalami kehilangan indra perasa dan 200 orang di antaranya belum mendapatkan kembali indra perasanya hingga 5 bulan kemudian.

Tapi untungnya, ketika indra perasanya kembali, 8 dari 10 partisipan dilaporkan bisa merasakan seperti sedia kala atau sepenuhnya.

Dilansir dari laman resmi Universitas Gadjah Mada, Dokter Spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan - Bedah Kepala & Leher dari RS Akademik UGM, Dr Mahatma Sotya Bawono, MSc, SpTHT-KL, menyebut bahwa pasien Covid-19 bisa mengalami anosmia dalam beberapa minggu atau beberapa bulan. Bahkan, dalam beberapa kasus, anosmia bisa belangsung permanen.

"Berbagai kemungkinan terjadi pada pasien anosmia. Ada yang bisa menderita selama berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau mungkin menetap selamanya. Namun, sejauh ini kami mendapati banyak pasien yang bisa sembuh dari anosmia," jelas Boni pada Kamis (25/2/2021), dalam ugm.ac.id.

Baca juga: Alasan Orang yang Sudah Divaksinasi Covid-19 Masih Bisa Terinfeksi dan Menularkan Virus Corona

Boni sendiri pernah menangai berbagai kasus Covid-19, salah satunya pasien yang baru bisa sembuh dari anosmia lebih dari dua bulan.

“Saya punya satu pasien yang belum sembuh lebih dari dua bulan sejak terpapar Covid-19," tambahnya.

Meski begitu, Boni tetap mengupayakan kesembuhan pasiennya melalui berbagai upaya.

Meski belum ada pedoman standar untuk mendukung kesembuhan pasien, dia tetap berupaya melakukan latihan penciuman pada pasiennya untuk merangsang indra penciumannya.

Misalnya, latihan penciuman hampir setiap hari dilakukan dengan menggunakan aroma yang berbeda seperti aroma lemon, minyak atsiri, kopi, dan lain-lain.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.