Kompas.com - 26/06/2021, 11:38 WIB

KOMPAS.com - Nyeri di dada memang mengkhawatikan. Sebab, kondisi tersebut juga bisa menunjukan adanya serangan jantung.

Namun, tak selamanya nyeri di dada disebabkan oleh serangan jantung.

Karena itu, kita harus memahaminya aga tahu bagaimana cara menanganinya ketika nyeri di dada kembali datang.

Berbagai penyebab nyeri dada

Nyeri di dada akibat serangan jantung biasanya di tandai dengan gejala berikut:

  • Nyeri menjalar ke lengan kiri
  • Berdebar atau jantung berdebar kencang
  • Berkeringat dingin
  • Rasa sakit atau ketidaknyamanan yang berkepanjangan di lengan, rahang, leher atau perut
  • Sesak napas, mual, kelelahan, pusing.

Jika tidak disertai gejala tersebut, biasanya nyeri di dada disebabkan oleh hal lain.

Berikut berbagai penyebab nyeri di dada selain serangan jantung:

Gejala serangan jantung saat tidur, seperti nyeri dada dan muncul keringat dingin penting dikenali untuk dapat dikonsultasikan segera dengan dokter.

1. Serangan panik

Serangan panik sangat menakutkan, terutama jika Anda belum pernah mengalamin sebelumnya.

Meskipun tidak mengancam jiwa, serangan panik dan kecemasan yang tiba-tiba dapat mengganggu kualitas hidup dan kesehatan mental.

Gejala serangan panik sangat mirip dengan gejala serangan jantung. Namun, gejala serangan panik biasanya berupa berikut:

  • Detak jantung meningkat
  • Rasa sakit yang membaik seiring waktu
  • Gejala yang hilang dalam 20 hingga 30 menit
  • Sesak napas
  • Berkeringat
  • Kesemutan di tangan.

Gejala tersebut biasanya terjadi ketika kita sedang stres atau cemas.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.