Kompas.com - 30/06/2021, 06:00 WIB
Ilustrasi lari SHUTTERSTOCKIlustrasi lari

KOMPAS.com – Mengetahui cara mencegah komplikasi diabetes penting bagi penderita diabetes untuk terhindar dari perburukan kondisi.

Untuk diketahui, diabetes adalah penyakit di mana tubuh tidak memetabolisme glukosa (gula darah) dengan baik.

Penyakit ini terdiri dari beberapa jenis. Meski begitu, ada kesamaan di antara jenis-jenis diabetes ini, yakni kontrol glukosa darah yang memadai dapat mencegah atau menunda komplikasi diabetes.

Baca juga: Berapa Kadar Gula Darah Normal dalam Tubuh?

Kontrol glukosa darah mungkin membutuhkan ketekunan dengan manajemen diri dan bisa menjadi sulit atau melelahkan.

Tetapi, kabar baiknya adalah seseorang sangat mungkin masih bisa menjalani hidup sehat dengan diabetes apabila mampu mengontrol kadar gula darah.

Dengan mengontrol kadar gula darah, penderita diabetes dapat mengelola dan mencegah komplikasi umum yang terkait dengan penyakit ini.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

12 Cara Mencegah Komplikasi Diabetes yang Berbahaya
Ada beragam cara mencegah komplikasi yang penting diperhatikan oleh para penderita diabetes untuk mencegah terjadinya perburukan kondisi.
Bagikan artikel ini melalui

Komplikasi diabetes

Dilansir dari Very Well Health, komplikasi diabetes secara umum dapat dibagi menjadi dua kategori:

  • Komplikasi mikrovaskular: Komplikasi pembuluh darah kecil
  • Komplikasi makrovaskular: Komplikasi pembuluh darah besar

Jenis komplikasi ini biasanya terjadi sebagai akibat dari peningkatan gula darah kronis (hiperglikemia).

Peningkatan gula darah juga dapat menyebabkan kondisi akut, seperti ketoasidosis diabetikum (paling umum pada orang dengan diabetes tipe 1) atau sindrom hiperglikemik hiperosmolar nonketotik (HHNS). Komplikasi ini dapat terjadi kapan saja, tapi sering kali dapat dicegah.

Baca juga: 6 Komplikasi Diabetes Tipe 2 yang Perlu Diwaspadai

Hipoglikemia (gula darah rendah) juga merupakan kondisi akut yang dapat dicegah dan diobati. Mengobati gula darah rendah dengan segera akan mencegah situasi yang berpotensi berbahaya.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Mata Lelah
Mata Lelah
PENYAKIT
Faringitis
Faringitis
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nyeri Punggung

Nyeri Punggung

Penyakit
13 Gejala Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

13 Gejala Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

Health
Osteomalasia

Osteomalasia

Penyakit
4 Cara Menghilangkan Lemak Perut Saran Ahli

4 Cara Menghilangkan Lemak Perut Saran Ahli

Health
Sakit Gigi

Sakit Gigi

Penyakit
Pendarahan Otak Bisa Menyebabkan Kematian, Cegah dengan Cara Berikut

Pendarahan Otak Bisa Menyebabkan Kematian, Cegah dengan Cara Berikut

Health
Anodontia

Anodontia

Penyakit
Mengapa Demam Bisa Membahayakan Pasien Kanker?

Mengapa Demam Bisa Membahayakan Pasien Kanker?

Health
Sakit Kepala Tegang

Sakit Kepala Tegang

Penyakit
Memahami Penyebab dan Gejala Infeksi Usus Buntu

Memahami Penyebab dan Gejala Infeksi Usus Buntu

Health
Inkompatibilitas ABO

Inkompatibilitas ABO

Penyakit
3 Aktivitas yang Membawa Risiko Tinggi Covid-19

3 Aktivitas yang Membawa Risiko Tinggi Covid-19

Health
3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

Health
Pandangan Kabur

Pandangan Kabur

Penyakit
Mata Berair

Mata Berair

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.