Kompas.com - 03/07/2021, 12:04 WIB
Ilustrasi penyakit jantung. SHUTTERSTOCK/FANGSTWIlustrasi penyakit jantung.

KOMPAS.com – Penyakit jantung adalah penyakit yang bisa sangat berbahaya karena dapat menimbulkan serangan jantung dan kematian mendadak.

Dilansir dari Verywell Health, sebagian besar faktor risiko penyakit jantung melibatkan pilihan gaya hidup Anda.

Ini berarti bahwa Anda dapat menurunkan peluang Anda terkena penyakit jantung dengan menunjukkan dengan tepat area-area yang berisiko bagi Anda dan mengambil langkah-langkah untuk mengubahnya.

Baca juga: 6 Alasan Penyakit Jantung Berbahaya

Berikut ini adalah faktor gaya hidup yang bisa menjadi penyebab penyakit jantung:

1. Merokok

Dilansir dari Medical News Today, perokok lebih mungkin mengembangkan aterosklerosis dan mengalami serangan jantung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Aterosklerosis adalah penyempitan dan pengerasan pembuluh darah arteri akibat penumpukan plak di dinding pembuluh darah.

Kebiasaan merokok bisa menyebabkankan aterosklerosis karena karbon monoksida dapat merusak lapisan pembuluh darah Anda dan nikotin dalam rokok dapat meningkatkan tekanan darah Anda.

Berada di sekitar asap rokok orang lain juga dapat meningkatkan risiko Anda terkena penyakit jantung.

2. Pola makan tidak sehat

Diet tinggi lemak, gula, dan kolesterol dapat berkontribusi pada pengembangan penyakit jantung seperti aterosklerosis.

Mengonsumsi terlalu banyak garam juga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi yang memiliki peran tinggi terhadap kejadian serangan jantung.

Di sisi lain, makan makanan yang kaya buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian dapat membantu mengurangi risiko Anda terkena penyakit jantung.

Baca juga: 12 Makanan yang Mengandung Kolesterol Tinggi

3. Obesitas

Menjadi kegemukan atau obesitas dapat meningkatkan risiko penyakit jantung karena mengarah ke faktor risiko lain seperti kolesterol tinggi, diabetes, dan tekanan darah tinggi.

4. Kurang aktivitas fisik

Olahraga teratur dapat menurunkan risiko penyakit jantung sebagian dengan membantu menjaga kolesterol Anda lebih rendah, diabetes Anda terkontrol, dan berat badan Anda turun,.

Bukan hanya itu, olahraga teratur dapat berkontribusi pada penurunan tekanan darah bagi sebagian orang.

Baca juga: Bagaimana Olahraga yang Tepat untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh?

5. Konsumsi alkohol berlebihan

Dilansir dari Health Line, minum terlalu banyak alkohol dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah dan meningkatkan kadar kolesterol Anda, yang dapat menyebabkan aterosklerosis.

Kebiasaan minum alkohol juga dapat menyebabkan aritmia jantung, stroke, dan kardiomiopati.

Jadi, batasi konsumsi alkohol Anda atau sebaiknya hindari saja. 

6. Stres

Hubungan yang tepat antara stres dan penyakit jantung masih dipelajari, tetapi stres yang berlebihan dan berkepanjangan pasti berkontribusi pada penyakit jangka panjang seperti tekanan darah tinggi.

Stres juga dapat memengaruhi perilaku Anda dan risiko gaya hidup yang Anda ambil yang berkontribusi terhadap penyakit jantung.

Misalnya, Anda mungkin minum lebih banyak alkohol dan/atau merokok ketika Anda sedang stres, keduanya diketahui sebagai kontributor untuk mengembangkan penyakit jantung.

7. Kebersihan yang buruk

Bila Anda tidak mencuci tangan secara teratur, Anda lebih berisiko terkena bakteri dan virus yang dapat menyebabkan infeksi jantung, terutama jika Anda sudah memiliki kondisi jantung.

Kebersihan gigi yang buruk juga dapat menyebabkan penyakit jantung, terutama infeksi jantung.

Baca juga: 10 Penyebab Penyakit Jantung yang Harus Diwaspadai

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Diseksi Aorta
Diseksi Aorta
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Gejala Kekurangan Natrium yang Perlu Diwaspadi

9 Gejala Kekurangan Natrium yang Perlu Diwaspadi

Health
Intoleransi Laktosa

Intoleransi Laktosa

Penyakit
3 Manfaat Kesehatan Jahe yang Sayang Dilewatkan

3 Manfaat Kesehatan Jahe yang Sayang Dilewatkan

Health
Cacar Monyet

Cacar Monyet

Penyakit
 4 Cara Mengatasi Kelopak Mata Beda Sebelah yang Aman

4 Cara Mengatasi Kelopak Mata Beda Sebelah yang Aman

Health
Buta Warna

Buta Warna

Penyakit
13 Penyebab Air Liur Meningkat yang Perlu Diwaspadai

13 Penyebab Air Liur Meningkat yang Perlu Diwaspadai

Health
Cedera Tendon Achilles

Cedera Tendon Achilles

Penyakit
Henti Jantung Mendadak

Henti Jantung Mendadak

Penyakit
Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Health
Amaurosis Fugax

Amaurosis Fugax

Health
4 Jenis Darah Rendah yang Bisa Terjadi

4 Jenis Darah Rendah yang Bisa Terjadi

Health
Alzheimer

Alzheimer

Penyakit
7 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi pada Penderita Diabetes

7 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi pada Penderita Diabetes

Health
Paraplegia

Paraplegia

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.