Kompas.com - 03/07/2021, 16:31 WIB

KOMPAS.com - Isolasi mandiri perlu dilakukan orang yang hasil tes antigen atau PCR positif Covid-19 baik bergejala ringan maupun tanpa gejala.

Sedangkan untuk kasus pasien Covid-19 dengan gejala sedang dan berat, isolasinya perlu dilakukan dengan pengawasan intensif dari dokter di rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang memadai.

Perlu diketahui, kriteria gejala Covid-19 ringan di antaranya demam, batuk, mudah lelah, napas jadi pendek-pendek, nyeri otot, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, sakit kepala, diare, mual atau muntah, hidung tidak bisa mencium bau (anosmia), atau lidah tidak bisa merasakan rasa (ageusia).

Berikut penjelasan kriteria siapa saja orang yang perlu menjalani isolasi mandiri dan perlu waktu berapa lama.

Baca juga: Isolasi Mandiri di Rumah, Begini Caranya Menurut Anjuran Dokter

Siapa saja yang perlu isolasi mandiri?

Dokter spesialis paru dari RSUP Persahabatan, Dr. dr. Erlina Burhan, M.Sc, SpP(K) lewat Webinar Isolasi Mandiri Pasien Covid-19, Jumat (3/7/2021) menyampaikan, isolasi mandiri perlu dilakukan pasien Covid-19 bergejala ringan serta tanpa gejala.

Lebih lanjut, Erlina memerinci siapa saja yang perlu menjalani isolasi mandiri:

  • Orang dengan hasil tes antigen atau PCR positif Covid-19
  • Orang dengan hasil tes PCR positif Covid-19, baik bergejala ringan maupun tanpa gejala
  • Orang dengan hasil tes antigen positif Covid-19, dengan minimal tiga gejala Covid-19 ringan yang sudah disebutkan di atas
  • Orang dengan hasil tes antigen positif Covid-19 setelah kontak erat tanpa masker (tatap muka dengan penderita Covid-19 atau memiliki gejala Covid-19 dalam radius satu meter selama 15 menit), bersentuhan fisik dengan pasien Covid-19 atau gejala mengarah Covid-19, merawat pasien Covid-19 atau gejala covid-19 tanpa masker standar medis)
  • Orang dengan hasil tes antigen positif Covid-19 dan baru kontak dengan dua orang bergejala Covid-19
  • Orang yang belum tes antigen atau PCR Covid-19 tapi pernah kontak erat dengan pengidap Covid-19

Kriteria di atas perlu menjalani masa isolasi mandiri dengan waktu yang berbeda-beda.

Baca juga: Kontak Erat, Kapan Perlu Tes Antigen atau PCR Pemeriksaan Covid-19?

Isolasi mandiri, butuh waktu berapa lama?

Berapa lama masa isolasi mandiri untuk pasien Covid-19 atau kontak erat berbeda-beda:

  • Untuk orang tanpa gejala Covid-19: 10 hari sejak tes antigen atau PCR positif Covid-19
  • Pasien Covid-19 gejala ringan: 10 hari ditambah 3 hari bebas demam dan gangguan pernapasan
  • Kontak erat: 14 hari sejak kontak dengan pasien Covid-19

Lantas, bagaimana jika selepas masa isolasi mandiri masih ada gejala demam dan gangguan pernapasan?

Ahli paru dari RS Persahabatan dr. Heidy Agustin, SpP(K), lewat forum yang sama menjelaskan, jika masih ada gejala Covid-19 khas seperti demam dan gangguan pernapasan, masa isolasi mandiri perlu ditambah.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.