Kompas.com - 05/07/2021, 12:02 WIB
Ilustrasi obesitas dan merokok zoom-zoomIlustrasi obesitas dan merokok

KOMPAS.com – Berbagai faktor gaya hidup penyebab darah tinggi penting disadari atau dipahami karena bisa dikelola untuk mencegah hipertensi.

Banyak orang mungkin sudah tahu bahwa tekanan darah tinggi atau hipertensi tidak baik untuk kesehatan.

Dilansir dari Health Grades, pada kasus hipertensi, ketika darah mendorong terlalu keras ke arteri atau pembuluh nadi, hal itu dapat menyebabkan berbagai masalah yang bisa merusak seluruh sistem peredaran darah.

Baca juga: 6 Efek Darah Tinggi pada Tubuh yang Layak Diantisipasi

Beberapa kondisi yang bisa terjadi sebagai komplikasi darah tinggi yakni:

  • Serangan jantung
  • Stroke
  • Aneurisma
  • Gagal jantung
  • Kerusakan ginjal
  • Gangguan penglihatan
  • Kesulitan berpikir atau mengingat
  • Sindrom metabolik
  • Disfungsi ereksi
  • Penyakit arteri perifer

Seseorang dapat didiagnosis mengalami hipertensi ketika pembacaan tekanan darah sistolik lebih dari atau sama dengan 140 mmHg dan tekanan diastolik lebih dari atau sama dengan 90 mmHg.

Baca juga: 7 Bahaya Darah Tinggi bagi Tubuh yang Layak Diwaspadai

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Faktor gaya hidup penyebab hipertensi

Darah tinggi bisa disebabkan oleh banyak hal.

Beberapa faktor risiko penyebab darah tinggi, seperti usia, keturunan, dan riwayat keluarga tidak bisa diubah.

Sementara, faktor risiko darah tinggi terkait gaya hidup masih bisa diubah atau diperbaiki.

Berikut ini adalah beberapa faktor gaya hidup penyebab darah tinggi yang perlu diwaspadai:

1. Merokok

Dilansir dari Verywell Health, merokok adalah salah satu contributor utama hipertensi.

Merokok bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah, serta aterosklerosis dan tidak fleksibelnya arteri.

Baca juga: 5 Bahaya Nikotin dalam Rokok Elektrik

2. Diet tidak sehat, terutama tinggi natrium

Konsumsi garam secara bijak baik untuk kesehatan.

Namun, jika sampai dikonsumsi secara berlebihan, garam bisa berkontribusi pada tekanan darah tinggi.

Mengonsumsi garam dapat meningkatkan jumlah natrium dalam tubuh.

Kelebihan natrium ini akan menyulitkan ginjal untuk membuang sisa cairan dalam tubuh, sehingga terjadi penumpukan cairan.

Ppenumpukan cairan ini pada akhirnya bisa menyebabkan tekanan darah naik.

Bagi sebagian orang, diet rendah garam dapat berdampak besar pada tekanan darah.

3. Stres

Melansir Health Line, kecemasan dan stres dapat meningkatkan tekanan darah.

Sebagai respons terhadap stres, tubuh secara otomasi dapat melepaskan epinefrin, norepinefrin, dan kortisol, hormon yang bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah.

Penyempitan dan perubahan diameter pembuluh darah yang sering terjadi dapat menyebabkan hipertensi dari waktu ke waktu.

Baca juga: 11 Faktor Risiko Darah Tinggi yang Harus Diperhatikan

4. Kelebihan berat badan atau obesitas

Obesitas erat kaitannya dengan tekanan darah tinggi. 

Semakin berat massa tubuh seseorang, maka kian banyak darah yang diperlukan untuk mengantar oksigen dan nutrisi ke seluruh jaringan tubuh.

Kondisi ini membuat jantung harus bekerja ekstra yang pada akhirnya berimbas pada peningkatan tekanan darah. 

5. Tidak aktif secara fisik

Dilansir dari American Heart Association, tidak mendapatkan aktivitas fisik yang cukup sebagai bagian dari gaya hidup dapat meningkatkan risiko terkena tekanan darah tinggi.

Aktivitas fisik sangat bagus untuk jantung dan sistem peredaran darah secara umum, tidak terkecuali tekanan darah.

Baca juga: Bagaimana Olahraga yang Tepat untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh?

6. Konsumsi alkohol berlebih

Penggunaan alkohol kronis dan berlebih dikaitkan dengan hipertensi, meskipun hubungannya tidak sekuat atau dipahami dengan baik seperti hubungan antara merokok dan hipertensi.

7. Penggunaan obat terlarang

Beberapa obat terlarang, seperti kokain, heroin, dan metamfetamin dapat menyebabkan perubahan dramatis dalam tekanan darah.

Obat-obatan ini lebih cenderung menyebabkan hipertensi akut daripada menyebabkan hipertensi kronis.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Penyebab Keluar Darah Setelah Berhubungan Seks Tapi Tidak Haid

10 Penyebab Keluar Darah Setelah Berhubungan Seks Tapi Tidak Haid

Health
7 Penyebab Puting Berwarna Hitam, Bisa KB hingga Kanker

7 Penyebab Puting Berwarna Hitam, Bisa KB hingga Kanker

Health
Vulvodynia

Vulvodynia

Health
8 Penyebab Demam pada Bayi yang Perlu Diketahui

8 Penyebab Demam pada Bayi yang Perlu Diketahui

Health
Skizorenia Paranoid

Skizorenia Paranoid

Penyakit
13 Gejala Awal Lupus yang Harus Diperhatikan

13 Gejala Awal Lupus yang Harus Diperhatikan

Health
Asites

Asites

Penyakit
15 Gejala Serangan Panik yang Perlu Diketahui

15 Gejala Serangan Panik yang Perlu Diketahui

Health
Anemia

Anemia

Penyakit
Cara Mudah Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Cara Mudah Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Health
Aritmia

Aritmia

Penyakit
Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Darah Tinggi?

Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Darah Tinggi?

Health
Mikosis

Mikosis

Penyakit
Bahaya Buat Kesehatan Mental, Kenali 7 Tanda Toxic Parent

Bahaya Buat Kesehatan Mental, Kenali 7 Tanda Toxic Parent

Health
Ablasi Retina

Ablasi Retina

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.