Kompas.com - 14/07/2021, 13:31 WIB
Ilustrasi nyeri dada dobokIlustrasi nyeri dada

KOMPAS.com – Penyebab nyeri dada tak selalu mengarah pada serangan jantung.

Faktanya, nyeri dada juga bisa disebabkan oleh sejumlah kondisi lain yang tidak mengancam jiwa.

Merangkum Health Line, ketegangan atau cedera otot, gangguan gastrointestinal (sistem pencernaan), gangguan paru-paru, dan kondisi psikologis semuanya dapat menjadi penyebab nyeri dada.

Baca juga: 4 Penyebab Nyeri Dada Selain Penyakit Jantung

Nyeri dada dapat bervariasi dalam intensitas, lokasi, dan durasinya. Tergantung pada penyebab nyeri dada Anda, keluhan ini bisa jadi terasa seperti nyeri tumpul atau nyeri tajam yang menusuk.

Berikut ini adalah penyebab nyeri dada yang berhubungan dengan jantung:

  • Angina: Nyeri dada yang disebabkan oleh penyumbatan pada pembuluh darah yang menuju ke jantung
  • Diseksi aorta: Robeknya aorta
  • Kardiomiopati: Penyakit otot jantung
  • Serangan jantung: Penyumbatan aliran darah ke jantung hingga menyebabkan cedera otot jantung
  • Miokarditis: Peradangan otot jantung
  • Perikarditis: Peradangan pada kantung yang mengelilingi jantung

Berikut ini adalah penyebab nyeri dada yang berhubungan dengan sistem pencernaan:

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

Bagikan artikel-artikel Health yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

5 Cara Mengatasi Nyeri Dada Secara Alami
Ada beragam cara mengatasi nyeri dada secara alami yang bisa dipertimbangkan untuk mengatasi keluhan ini di rumah.
Bagikan artikel ini melalui
  • Refluks asam lambung: Heartburn
  • Esofagitis: Peradangan kerongkongan
  • Peradangan kandung empedu atau pankreas
  • Batu empedu
  • Gastroesophageal reflux disease (GERD): Menyebabkan asam lambung mengalir dari lambung ke kerongkongan secara kronis
  • Masalah saluran pencernaan: sindrom iritasi usus besar, ulkus
  • Pankreatitis: Radang pankreas

Baca juga: 11 Makanan Penyebab Heartburn yang Perlu Diwaspadai

Berikut ini adalah beberapa penyebab nyeri dada yang berhubungan dengan sistem pernapasan:

  • Asma
  • Bronkitis
  • Bronkospasme: Otot-otot yang melapisi bronkus pada paru-paru mengencang dan menegang
  • Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)
  • Pleuritis: Peradangan pada jaringan paru-paru
  • Radang paru-paru atau pneumonia
  • Pneumotoraks: Paru-paru kolaps
  • Emboli paru: Bekuan darah di paru-paru

Berikut ini adalah penyebab nyeri dada yang bersifat psikologis antara lain:

  • Kegelisahan
  • Depresi
  • Serangan panik atau gangguan panik
  • Gangguan stres pascatrauma 

Baca juga: 2 Penyebab Nyeri Dada Saat Membungkuk yang Perlu Diwaspadai

Cara mengatasi nyeri dada secara alami

Ada sejumlah pengobatan rumahan yang dapat Anda coba di rumah untuk mengurangi nyeri dada ringan.

Perlu dipahami, obat-obatan alami ini hanya boleh digunakan jika Anda yakin nyeri dada Anda tidak disebabkan oleh sesuatu yang serius, seperti angina (sakit jantung).

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X