Kompas.com - 21/07/2021, 15:37 WIB
Ilustrasi meditasi di masa pandemi freepikIlustrasi meditasi di masa pandemi

KOMPAS.com - Bukan rahasia lagi, pandemi ini membuat banyak orang menjadi stres sehingga kualitas hidup menjadi berkurang.

Apalagi sejak diterapkannya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), pekerjaan seakan tidak pernah ada habisnya.

Kita harus mengurus rumah,pekerjaan kantor, dan berbagai hal lain yang membuat kita lupa denhandiri sendiri.

Maka tak heran waktu 2 jam akan terasa kurang. Akibatnya, kita mudah merasa bingung dan lelah dengan rutinitas sehingga kita mungkin merasa hidup seperti robot.

Melalui sebuah siaran pers, psikolog Riliv, Prita Yulia Maharani, mengatakan bahwa memberikan waktu istirahat sejenak kepada diri dan pikiran Anda akan membantu kita memperbaiki kualitas hidup.

Kabar baiknya, kita bisa mengatasi hal tersebut dengan melakukan meditasi pernapasan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kebanyakan Makan Daging, Berikut 6 Buah untuk Mengatasi Sembelit

Apa itu meditasi pernapasan?

Menurut Prita, meditasi pernapasan adalah teknik meditasi ini mendorong kita
untuk mengatur pernapasan.

“Ketika Anda menarik dan mengeluarkan napas, pada saat inilah Anda akan melepaskan semua beban yang ada di pikiran," ucap Prita.

Karena itu, melakukan meditasi akan membuat kita merasa lebih tenang. Sebenarnya, meditasi
pernapasan merupakan jenis meditasi yang paling dasar dan paling umum dilakukan.

Prita juga menambahkan kalau melakukan meditasi pernapasan tidaklah sulit, karena kita hanya perlu meluangkan waktu selama tiga hingga lima menit.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X