Kompas.com - 07/08/2021, 09:02 WIB

KOMPAS.com - Salah satu masalah kesehatan yang rentan menyerang bayi dan anak-anak adalah diare.

Melansir Kid’s Health, diare adalah kondisi saat buang air besar lunak atau encer dan intensitasnya sering.

Sebelum menyimak cara mengatasi diare pada bayi dan anak, kenali dulu beberapa penyebabnya.

Baca juga: Diare pada Anak: Penyebab, Cara Mengatasi, Kapan Perlu ke Dokter

Penyebab diare pada bayi dan anak

Diare biasanya disebabkan oleh infeksi pada usus. Kuman penyebab diare antara lain:

  • Virus seperti rotavirus, enterovirus, dan virus flu perut
  • Bakteri seperti E.coli, salmonella, campylobacter, dan shigella
  • Parasit seperti giardiasis dan kriptosporidiosis

Selain infeksi kuman, penyebab diare juga bisa berasal dari efek terlalu banyak mengonsumsi gula, alergi makanan, intoleransi laktosa, dan gangguan di usus.

Baca juga: Mengapa Diare Dapat Berbahaya dan Mengancam Jiwa?

Cara mengatasi diare pada bayi dan anak

Melansir Buku Kesehatan Ibu dan Anak, ada beberapa cara mengatasi diare pada bayi dan anak yang bisa dilakukan orangtua, antara lain:

  • Jika anak masih menyusu, berikan air susu ibu (ASI) sesering mungkin
  • Segera berikan setengah sampai segelas cairan larutan oralit setiap anak buah air besar. Jika tidak ada oralit, berikan air matang, kuah sayur bening, atau air tajin
  • Berikan zinc setiap hari selama 10 hari berturut-turut. Dosis untuk anak di bawah enam bulan yakni 1/2 tablet sebanyak 1 kali sehari. Dosis untuk anak 6 bulan sampai 5 tahun yakni 1 tablet sebanyak 1 kali sehari
  • Tetap berikan makanan pendamping ASI (MPASI) atau makanan anak seperti biasa
  • Jangan berikan obat diare pada bayi atau anak, kecuali atas rekomendasi dokter spesialis anak atau petugas kesehatan puskesmas yang menangani

Setelah diberikan pertolongan pertama diare pada bayi dan anak di atas, biasanya diare tidak berlangsung lama dan bisa sembuh sendiri.

Namun, terkadang masalah kesehatan ini bisa berbahaya apabila si kecil sampai dehidrasi.

Baca juga: Penyebab Diare dan Cara Mengatasinya

Kapan perlu waspada?

Segera bawa bayi atau anak ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan yang tepat jika muncul tanda-tanda berikut:

  • Disertai demam
  • Ada darah dalam kotoran buang air besar
  • Diare makin parah
  • Muntah terus-menerus
  • Anak terlihat sangat haus
  • Anak tidak mau makan dan minum
  • Diare berulang kali dalam sehari

Kendati diare umum dialami bayi dan anak, tapi masalah kesehatan ini bisa dicegah atau diminimalkan. Caranya dengan selalu menjaga kebersihan.

Selain itu, orangtua juga wajib memahami cara mengatasi diare pada bayi dan anak agar masalah kesehatan ini tidak berdampak fatal bagi si kecil. 

Baca juga: 3 Pertolongan Pertama Ketika Mengalami Gejala Diare

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber KidsHealth

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.