Kompas.com - 06/08/2021, 21:01 WIB
Ilustrasi penis terasa sakit. SHUTTERSTOCKIlustrasi penis terasa sakit.

KOMPAS.com - Fraktur penis adalah kondisi saat penis terlihat patah karena trauma ketika ereksi.

Melansir Mayo Clinic, fraktur penis tidak terlihat seperti patah tulang kaki, tangan, dan sebagainya karena alat reproduksi pria ini tidak memiliki tulang.

Selama ereksi, penis membesar karena darah mengisi dua tabung berbentuk silinder bernama corpora cavernosa.

Baca juga: Kutil di Penis, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Bagian atas jaringan ereksi ini dilapisi tunika albuginea, selubung melar di bawah kulit yang memungkinkan penis bertambah lebar dan panjang.

Jika penis yang sedang membesar tersebut dibengkokkan secara tiba-tiba, trauma tersebut bisa merusak tunika albuginea atau corpora cavernosa. Hal itu bisa menyebabkan fraktur penis.

Fraktur penis adalah kondisi darurat yang memerlukan perawatan medis cepat. Jika pria mengalaminya, segera ke rumah sakit agar tidak merusak penis secara permanen.

Untuk meningkatkan kewaspadaan, berikut gejala, penyebab, dan cara mengatasi fraktur penis yang perlu pria ketahui.

Baca juga: 5 Penyebab Penis Susah Ereksi, Pria Perlu Tahu

Gejala fraktur penis

Terdapat beberapa gejala fraktur penis yang perlu diwaspadai, antara lain:

  • Penis terlihat menonjol
  • Penis terasa sangat sakit
  • Terdengar suara letupan atau retak ketika penis patah
  • Batang penis membengkak
  • Warna penis berubah jadi keunguan seperti terong atau kehitaman
  • Terkadang, saluran yang mengalirkan urine dari tubuh juga rusak dan darah terlihat di lubang salurang kencing penis

Fraktur penis bisa diketahui lewat pemeriksaan fisik. Dokter terkadang juga merekomendasikan pemeriksaan USG untuk menegakkan diagnosis.

Baca juga: 7 Penyebab Penis Kesemutan, Pria Perlu Tahu

Penyebab fraktur penis

Melansir Healthline, fraktur penis terjadi ketika trauma tiba-tiba atau penis bengkok mematahkan tunika albuginea.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok dibanding Wanita?

Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok dibanding Wanita?

Health
Rakitis

Rakitis

Penyakit
Vaksinasi Covid-19 pada Penderita Tumor, Kista, dan Kanker Kandungan

Vaksinasi Covid-19 pada Penderita Tumor, Kista, dan Kanker Kandungan

Health
8 Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Flu

8 Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Flu

Health
Mengapa Penderita BPD Sering Bermasalah dalam Hubungan Asmara?

Mengapa Penderita BPD Sering Bermasalah dalam Hubungan Asmara?

Health
6 Jenis Makanan Untuk Turunkan Kadar Kolesterol Jahat

6 Jenis Makanan Untuk Turunkan Kadar Kolesterol Jahat

Health
Minum Kopi Kok Bikin Kebelet BAB?

Minum Kopi Kok Bikin Kebelet BAB?

Health
Cara Mengatasi Eksim di Penis

Cara Mengatasi Eksim di Penis

Health
Penebalan Dinding Rahim

Penebalan Dinding Rahim

Penyakit
6 Penyebab Kram Perut saat Hamil yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Kram Perut saat Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Minuman Pelega Sakit Tenggorokan dan Jaga Daya Tahan Tubuh

5 Minuman Pelega Sakit Tenggorokan dan Jaga Daya Tahan Tubuh

Health
Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Health
Sindrom Zollinger-Ellison (ZES)

Sindrom Zollinger-Ellison (ZES)

Penyakit
Benarkah Susu Sapi Ampuh Redakan Gejala Heartburn?

Benarkah Susu Sapi Ampuh Redakan Gejala Heartburn?

Health
Limfangitis

Limfangitis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.