Kompas.com - 24/08/2021, 10:31 WIB
Ilustrasi toksoplasmosis, toksoplasma, parasit Toxoplasma gondii Shutterstock/Kateryna KonIlustrasi toksoplasmosis, toksoplasma, parasit Toxoplasma gondii

KOMPAS.com - Toksoplasmosis adalah penyakit yang disebabkan infeksi parasit Toxoplasma gondii.

Penyakit ini dapat menyebabkan gejala ringan seperti flu pada orang yang punya daya tahan tubuh prima.

Namun, toksoplasmosis bisa berbahaya bagi pemilik daya tahan tubuh lemah dan bayi yang tertular penyakit dari ibunya.

Baca juga: Infeksi Toksoplasma: Gejala, Penyebab, Cara Mencegah

Gejala toksoplasmosis

Melansir Mayo Clinic, kebanyakan orang dalam kondisi tubuh prima tidak bergejala ketika terkena toksoplasmosis.

Namun, beberapa orang merasakan gejala toksoplasmosis, seperti:

  • Badan pegal-pegal
  • Kelenjar getah bening bengkak
  • Sakit kepala
  • Demam
  • Badan mudah lelah padahal tidak banyak beraktivitas

Gejala toksoplasmosis yang parah juga disertai sakit kepala, kebingungan, badan rasanya limbung, kejang, sampai pandangan kabur.

Baca juga: 7 Cara Mencegah Toksoplasma pada Ibu Hamil

Penyebab toksoplasmosis

Penyebab toksoplasmosis yakni parasit Toxoplasma gondii yang menginfeksi hewan atau hidup dalam kotoran hewan seperti kucing sampai burung.

Melansir Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), orang bisa terkena toksoplasmosis karena banyak hal, seperti:

  • Makan daging yang kurang matang dan terkontaminasi toksoplasma, terutama kambing, rusa, babi, tiram, kerang, remis
  • Makan makanan yang pisau, peralatan makan, talenan atau peralatan masaknya terkontaminasi parasit toksoplasma
  • Minum air yang terkontaminasi parasit toksoplasma
  • Lupa cuci tangan setelah membersihkan kotoran kucing yang terkontaminasi parasit toksoplasma
  • Tidak cuci tangan setelah berkebun yang ada kotoran hewan terkontaminasi parasit toksoplasma
  • Makan buah dan sayur yang tidak dicuci
  • Bayi tertular dari ibu hamil yang terkena toksoplasma

Toksoplasmosis yang tidak mendapatkan penanganan medis yang tepat bisa menyebabkan komplikasi infeksi otak yang serius dan mengancam jiwa.

Sedangkan bayi yang terkena toksoplasmosis bisa mengalami komplikasi seperti gangguan pendengaran, cacat mental, sampai kebutaan.

Baca juga: Bagaimana Infeksi Toksoplasma Bisa Sebabkan Radang Otak?

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rahim Turun

Rahim Turun

Penyakit
6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

Health
Herniasi Otak

Herniasi Otak

Penyakit
Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Health
Insufisiensi Mitral

Insufisiensi Mitral

Penyakit
Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Health
Sindrom Sjogren

Sindrom Sjogren

Penyakit
Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Health
Lupus Nefritis

Lupus Nefritis

Penyakit
Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Health
Karsinoma Nasofaring

Karsinoma Nasofaring

Penyakit
Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Health
Pseudobulbar Affect (PBA)

Pseudobulbar Affect (PBA)

Health
10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

Health
Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.