Kompas.com - 27/08/2021, 10:04 WIB
Ilustrasi Covid-19 KOMPAS.COM/HANDOUTIlustrasi Covid-19

KOMPAS.com - Setelah terinfeksi atau mendapatkan vaksin Covid-19, banyak orang berpikir bahwa mereka tidak akan bisa kembali terpapar virus Corona.

Padahal, risiko tersebut masih bisa terjadi. Menurut pakar penyakit menular Frank Esper setelah terinfeksi atau mendapat vaksin Covid-19 tubuh akan membentk antibodi.

Namun, antibodi tersebut bisa memudar. Kekebalan tubuh dari infeksi awal berkurang seiring waktu, sehingga antibodi alami yang dibuat tubuh akan menghilang dan tidak akan mampu melindungi kita dari infeksi ulang dalam jangka panjang.

Meski kita tidak merasa sakit, bukan berarti kita bebas dari virus dan tidak bisa menularkannya ke orang lain.

Meski masih ada antibodi terbentuk di tubuh Anda, masih ada kemungkinan Anda menularkan viru Corona ke orang lain.

Baca juga: Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Disfungsi Ereksi

Bagaimana cara melindungi diri agar tidak kembali terpapar Covid-19?

Meski sudah mendapat vaksin dan pernah terinfeksi Covid-19, Anda tetap harus menerapkan protokol kesehatan.

Meski infeksi ulang tidak akan memicu gejala berat, Anda masih berpotensi menularkan virus Corona ke orang lain.

“Cara utama untuk melindungi diri dan keluarga Anda dari virus ini adalah dengan divaksinasi, tetapi hal ini harus dibarengi dengan protokol kesehatan,” kata Esper.

Manfaat Vaksin

Memang ada beberapa orang yang terpapar Covid-19 meskipun sudah mendapatkan vaksin. Namun, hal itu bukan ebrarti bahwa vaksin tidak memiliki manfaat.

Keamanan dan manfaat vaksin sangat besar. Bahkan, manfaat tersebut jauh lebih besar daripada refek sampingnya. Beberapa orang yang sudah mendapatkanvaksin bisa mengalami sakit kepala, lemas, demam, atau mual.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Coxsackie
Coxsackie
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

Health
Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Health
Picu Kematian Mendadak, Ini Penyebab Henti Jantung di Usia Muda

Picu Kematian Mendadak, Ini Penyebab Henti Jantung di Usia Muda

Health
Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Health
Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Health
11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

Health
Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Health
Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Health
5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

Health
Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Health
4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

Health
8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

Health
Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Health
4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

Health
Splenomegali

Splenomegali

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.