Kompas.com - 25/09/2021, 13:00 WIB
Ilustrasi vaksinasi sebagai syarat perjalanan. DOK. SHUTTERSTOCKIlustrasi vaksinasi sebagai syarat perjalanan.

KOMPAS.com – Apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan sebelum dan setelah vaksinasi Covid-19 mungkin masih menjadi salah satu pertanyaan yang belum diketahui jawabannya oleh banyak orang saat ini.

Padahal hal ini penting dipahami supaya vaksin Covid-19 dapat bekerja optimal.

Di samping itu, jawaban atas pertanyaan ini bisa berguna untuk mencegah terjadinya berbagai kondisi merugikan yang tidak didinginkan.

Baca juga: Alasan Orang yang Sudah Divaksinasi Covid-19 Masih Bisa Terinfeksi dan Menularkan Virus Corona

Untuk membantu memahamkan masyarakat mengenai apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan sebelum dan setelah vaksinasi Covid-19, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI telah menyiapkan panduan singkat yang bagikan dalam situs resminya (covid19.go.id).

Secara umum, berikut adalah hal-hal yang boleh dilakukan sebelum dan setelah vaksinasi Covid-19:

  1. Minum paracetamol jika demam, menggigil atau pegal-pegal setelah vaksinasi Covid-19
  2. Cukupi kebutuhan nutrisi sebelum dan setelah vaksinasi Covid-19
  3. Istirahat yang cukup sebelum vaksinasi Covid-19
  4. Beraktivitas seperti biasa dan patuhi protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak serta hindari kerumunan)

Sementara itu, secara umum berikut adalah beberapa hal yang tidak boleh dilakukan sebelum dan setelah vaksinasi Covid-19 oleh masyarakat:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  1. Mengabaikan nasihat, petunjuk, atau larangan dokter yang berkaitan dengan penyakit penyerta (komorbid). Jika memiliki penyakit penyerta, siapa saja perlu periksa dan ikuti anjuran dokter sebelum melakukan vaksinasi
  2. Mendatangi tempat pelayanan vaksinasi jika dalam kondisi tidak sehat atau sakit. Ingatlah bahwa vaksin diperuntukan untuk orang sehat
  3. Menekan, memijat, atau menggosok lokasi bekas suntikan
  4. Menerima jenis vaksin yang berbeda dengan dosis pertama
  5. Mengabaikan protokok kesehatan 3 M sesudah vaksinasi

Baca juga: Sampai Kapan Tetap Harus Disiplin Protokol Kesehatan meski Sudah Divaksin?

Yang harus dilakukan jika mengalami keluhan setelah vaksinasi Covid-19

Pada beberapa orang, vaksinasi Covid-19 mungkin akan menimbulkan reaksi. 

Dalam hal ini, Direktorat Jenderal (Dirjen) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Kemenkes RI telah menyiapkan panduan yang bisa dipahami masyarakat mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan jika mengalami kejadian ikutan pascavaksinasi (KIPI).

Dalam dokumen Frequently Asked Question (FAQ) Seputar Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 yang dibuat Dirjen Kesmas Kemenkes RI belum lama ini, masyarakat disarankan untuk tetap tenang dan mengikuti petunjuk yang telah diberikan oleh petugas kesehatan di lokasi pemberian vaksin jika mengalami KIPI.

Pada dasarnya, sesuai prosedur, setelah selesai mendapatkan vaksin Covid-19, masyarakat akan diberikan kertas berisi informasi kontak yang bisa dihubungi apabila mengalami keluhan atau KIPI.

Baca juga: 4 Manfaat Vaksin Covid-19 yang Perlu Dipahami

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Asam Urat
Asam Urat
PENYAKIT
Parafimosis
Parafimosis
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Beda LPR dan GERD yang Penting Diketahui

5 Beda LPR dan GERD yang Penting Diketahui

Health
Gairah Seks Menurun Setelah Menopause, Begini Cara Mengatasinya

Gairah Seks Menurun Setelah Menopause, Begini Cara Mengatasinya

Health
7 Penyebab Ambeien Berdarah yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Ambeien Berdarah yang Perlu Diwaspadai

Health
Parafimosis

Parafimosis

Penyakit
11 Penyebab Tenggorokan Terasa Panas yang Bisa Terjadi

11 Penyebab Tenggorokan Terasa Panas yang Bisa Terjadi

Health
Asam Urat

Asam Urat

Penyakit
Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Health
Nyeri Mata

Nyeri Mata

Penyakit
Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Health
Kutil

Kutil

Penyakit
7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Amnesia

Amnesia

Penyakit
9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Health
Hepatitis D

Hepatitis D

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.