Kompas.com - 26/10/2021, 12:05 WIB

Esofagitis adalah peradangan pada kerongkongan yang membuatnya rentan terhadap cedera seperti erosi, luka terbuka atau ulkus, dan jaringan parut.

Gejala esofagitis mungkin termasuk:

  • Rasa sakit di dada
  • Kesulitan menelan
  • Lebih banyak kejadian regurgitasi asam lambung atau asam lambung terasa naik ke kerongkongan

Seorang dokter dapat mendiagnosis esofagitis dengan kombinasi tes, termasuk endoskopi saluran pencernaan bagian atas dan biopsi.

Dokter kemungkinan akan segera memulai perawatan jika pasien didiagnosis menderita esofagitis.

Paslanya, kerongkongan yang meradang dapat menyebabkan lebih banyak komplikasi kesehatan.

Baca juga: 5 Penyebab Radang Kerongkongan (Esofagitis) yang Perlu Diwaspadai

Jika gejala GERD dan esofagitis tidak dikendalikan, asam lambung dapat terus merusak kerongkongan.

Seiring waktu, kerusakan berulang dapat menyebabkan komplikasi berikut:

1. Penyempitan kerongkongan

Penyempitan kerongkongan dapat disebut juga dengan istilah striktur esofagus.

Kondisi ini mungkin disebabkan oleh jaringan parut akibat GERD atau tumor.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.