Kompas.com - 25/11/2021, 20:01 WIB

KOMPAS.com - Radang paru-paru adalah penyakit infeksi yang memicu peradangan pada organ pernapasan.

Masalah kesehatan ini perlu penangan medis tepat. Apabila tidak diobati, radang paru-paru bisa merusak organ pernapasan.

Radang paru-paru berkepanjangan dapat menyebabkan munculnya jaringan parut dan membuat kantung paru-paru kaku seperti spons kering.

Baca juga: 8 Gejala Radang Paru-paru yang Pantang Disepelekan

Kondisi ini dikenal dengan fibrosis paru. Imbasnya, penderita bisa mengalami gagal jantung, gagal napas, sampai berpotensi fatal.

Untuk meningkatkan kewaspadaan pada masalah kesehatan ini, kenali gejala, penyebab, sampai cara mengobati radang paru-paru.

Gejala radang paru-paru

Melansir Mayo Clinic, gejala radang paru-paru yang kerap dikeluhkan penderitanya, antara lain:

  • Sesak napas
  • Batuk, umumnya batuk kering
  • Badan mudah lelah
  • Tidak nafsu makan
  • Berat badan turun, padahal tidak sedang diet

Pastikan Anda mencari pertolongan medis apabila penderita merasakan gejala radang paru-paru, terutama sesak napas.

Baca juga: 9 Ciri-ciri Penyakit Paru-paru, Tak Hanya Sesak Napas

Penyebab radang paru-paru

Penyakit radang paru-paru terjadi ketika ada zat atau kuman yang mengiritasi dan memicu peradangan di kantung udara kecil (alveoli) paru-paru.

Banyak hal yang bisa mengiritasi dan jadi penyebab radang paru-paru, antara lain:

  • Penyalahgunaan narkoba
  • Efek samping beberapa obat, seperti obat aritmia, atau overdosis aspirin
  • Infeksi jamur, termasuk dari ruangan berjamur
  • Infeksi bakteri
  • Efek samping kemoterapi dan terapi radiasi yang menyasar area dada
  • Paparan bulu atau kotoran burung
  • Paparan pestisida dalam jangka panjang
  • Penyakit seperti asma, penyakit paru obstruktif kronik, autoimun, emboli paru, sampai kanker paru-paru

Untuk mengetahui penyebab radang paru-paru dengan pasti, pastikan Anda berkonsultasi ke dokter.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Health
Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Health
Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Health
Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Health
7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

Health
8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Health
Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Health
Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Health
9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

Health
10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

Health
Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.