Kompas.com - 25/01/2022, 17:00 WIB

KOMPAS.com - Berat badan bisa saja turun ketika kita mengubah pola makan atau rutin melakukan olahraga.

Namun, berat badan yang turun drastis tanpa adanya perubahan pola makan atau rutinitas olahraga bisa menjadi “alarm” bahaya dalam tubuh.

Ahli kesehatan Sue Cotey mengatakan bahwa penurunan berat badan secara drastis tanpa ada perubahan pola makan atau rutinitas olahraga bisa menjadi tanda adanya diabetes.

Baca juga: 4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

Mengapa diabetes memicu penurunan berat badan?

Insulin adalah hormon yang memungkinkan tubuh agar bisa menggunakan glukosa (gula) sebagai energi.

Pada penderita diabetes tipe 2, tubuh tidak bisa menggunakan insulin secara efektif dan tidak dapat mengangkut glukosa ke sel-sel tubuh. Akibatnya, glukosa akan menumpuk di darah.

“Ketika glukosa tidak diolah oleh sel, tubuh akan memberikan sinyal lapar dan membakar lemak dari otot untuk menciptakan energi,” ucap Cotey.

Kondisi inilah yang menyebabkan penurunan berat badan secara drastis.

Penumpukan gula dalam darah membuat ginjal bekerja ekstra keras sehingga memicu kerusakan.

Bagaimana cara mengatasinya?

Untuk mengembalikan berat badan Anda, sebaiknya Anda konsultasikan ke dokter. Sebab, menambah berat badan dengan mengonsumsi makanan tinggi lemak hanya akan memperburuk kesehatan Anda.

Untuk mengatasinya, dokter biasanya menyarankan perawatan insulin tambahan atau obat khusus untuk memastikan gula darah Anda menjadi normal.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.