Kompas.com - 17/03/2022, 18:01 WIB

KOMPAS.com - Penyebab penggumpalan darah di otak biasanya karena aliran darah ke organ vital ini terganggu.

Kondisi ini relatif jarang terjadi. Namun, Anda pantang menyepelekan masalah kesehatan yang bisa mengancam jiwa ketika terlambat ditangani ini.

Untuk meningkatkan kewaspadaan pada penggumpalan darah di otak, kenali penyebab sampai tanda-tandanya.

Baca juga: 5 Tanda Penggumpalan Darah di Otak yang Perlu Diwaspadai

Penyebab penggumpalan darah di otak

Dilansir dari Fortis Healthcare, ada beberapa penyebab penggumpalan darah di otak yang perlu diwaspadai, antara lain:

  • Cedera atau trauma pada kepala

Cedera dan trauma pada kepala atau leher bisa membuat gumpalan darah terbentuk di otak. Kondisi ini dipengaruhi pendarahan di antara tengkorak dan otak.

  • Gumpalan darah yang tersangkut di otak

Gumpalan darah dari bagian tubuh lain bisa sampai ke otak lewat pembuluh darah. Kondisi ini dapat memicu penyumbatan pembuluh darah di otak atau menghambat aliran darah ke otak.

Gejala pembekuan darah di otak tak hanya sakit kepala. Penderita juga bisa merasakan gangguan penglihatan sampai koordinasi tubuh.

Baca juga: 20 Penyebab Pengentalan Darah dan Gejalanya

  • Penyempitan atau pengerasan arteri

Aterosklerosis atau penyempitan dan pengerasan pembuluh darah arteri juga bisa meningkatkan risiko penggumpalan darah di otak. Arteri yang mengeras bisa robek saat memompa darah. Akibatnya, gumpalan darah terbentuk di pembuluh darah yang robek.

  • Peradangan pembuluh darah

Peradangan pembuluh darah, terutama di vena superfisial meningkatkan risiko penggumpalan darah di otak. Kondisi yang dipicu infeksi ini bisa merusak dan membuat pembuluh darah bocor. Akibatnya, gumpalan darah bakal terbentuk di pembuluh darah yang bocor.

  • Efek samping pil KB

Di beberapa kasus, penggunaan alat kontrasepsi oral atau pil KB bisa menaikkan risiko penggumpalan darah di otak pada wanita. Terutama jika wanita sebelumnya punya riwayat pembekuan darah, usia di atas 35 tahun, dan merokok.

Baca juga: Awas, Merokok Bisa Jadi Penyebab Pengentalan Darah

Tanda penggumpalan darah di otak

Terlepas dari beberapa penyebab penggumpalan darah di otak, penyakit ini termasuk kondisi medis darurat yang membutuhkan penanganan tepat dan cepat.

Untuk itu, jangan sampai Anda menyepelekan beberapa tanda gejala penggumpalan darah di otak, seperti:

  • Sakit kepala, biasanya di satu sisi kepala dan rasanya sangat parah ketika digunakan untuk beraktivitas
  • Gangguan bicara secara tiba-tiba
  • Kebingungan, rasanya susah berpikir, atau tidak bisa memahami sesuatu
  • Gangguan penglihatan, pandangan tiba-tiba berbayang, atau kabur
  • Mendadak sangat sedih tanpa sebab jelas
  • Kehilangan keseimbangan
  • Sebagian anggota tubuh, seperti tangan dan kaki tidak dapat digerakkan
  • Kejang

Segera bawa penderita yang mengalami beberapa tanda penggumpalan darah di otak ke rumah sakit.

Pengobatan yang tepat dan cepat bisa mencegah kerusakan otak lebih lanjut dan menyelamatkan nyawa penderitanya.

Baca juga: 6 Gejala Pengentalan Darah sesuai Lokasinya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.