Kompas.com - 21/04/2022, 22:01 WIB

KOMPAS.com - Para wanita yang tengah mengandung buah hatinya perlu mewaspadai kaki bengkak saat hamil gejala preeklamsia.

Pasalnya, preeklamsia dapat memicu komplikasi kehamilan dan berdampak fatal bagi ibu dan bayi di dalam kandungan.

Seperti diketahui, kaki bengkak adalah salah satu masalah kesehatan yang banyak dirasakan ibu hamil.

Pasangan yang tengah menantikan buah hatinya perlu cermat mengenali ciri-ciri kaki bengkak saat hamil gejala preeklamsia. Simak penjelasan berikut.

Baca juga: 10 Gejala Preeklamsia, Ibu Hamil Perlu Waspada

Ciri-ciri kaki bengkak gejala preeklamsia

Preeklamsia adalah kondisi ketika ibu hamil memiliki tekanan darah tinggi, terdapat protein dalam urine, beberapa bagian tubuh membengkak, termasuk bagian kaki.

Dilansir dari Medical News Today, berikut beberapa ciri-ciri kaki bengkak gejala preeklamsia yang perlu diwaspadai:

  • Kaki bengkak terjadi secara tiba-tiba
  • Kaki bengkak sangat parah
  • Kaki bengkak saat ditekan sebentar bakal meninggalkan lekukan cukup dalam
  • Tak hanya kaki yang bengkak, bagian wajah, mata, atau tangan mendadak juga bengkak
  • Kaki bengkak terjadi sepanjang hari, tak hanya setelah beraktivitas
  • Kaki bengkak disertai gejala preeklamsia yang khas seperti sakit kepala terus-menerus, gangguan penglihatan, sakit perut, dan berat badan naik drastis tiba-tiba

Jika ibu hamil merasakan ciri-ciri kaki bengkak gejala preeklamsia di atas, ada baiknya ibu hamil memeriksakan kandungannya ke dokter.

Baca juga: Penyebab dan Tanda Preeklamsia

Kapan gejala preeklamsia muncul?

Dilansir dari Healthline, gejala preeklamsia bisa dirasakan ibu hamil sejak usia kandungan memasuki 20 minggu.

Namun, kebanyakan ibu hamil baru merasakan tanda-tanda preeklamsia ketika usia kandungan sudah memasuki 34 minggu.

Di beberapa kasus yang jarang terjadi, gejala preeklamsia muncul dua hari setelah ibu hamil melahirkan.

Kaki bengkak saat hamil gejala preeklamsia memerlukan perawatan medis dari dokter.

Dokter biasanya akan menganjurkan perawatan untuk menurunkan tekanan darah ibu hamil.

Jika kehamilan sudah memasuki 37 minggu, dokter terkadang juga menyarankan ibu hamil dengan preeklamsia untuk menjalani persalinan.

Baca juga: Perbedaan Preeklamsia Ringan dan Preeklamsia Berat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.