Kompas.com - 14/05/2022, 12:01 WIB

Akibatnya, fungsi hati atau liver untuk menjalankan proses metabolisme tubuh sampai membuang racun bisa terganggu.

Beberapa gejala awal hepatitis akut pada anak yang perlu diwaspadai di antaranya:

  • Sering buang air besar (BAB), atau BAB lebih dari tiga kali sehari dengan kotoran berupa ampas sampai jadi lebih cair
  • Sakit perut
  • Mual
  • Muntah
  • Demam ringan

Apabila gejala awal hepatitis akut tersebut tidak segera ditangani, penderita bisa mengalami gejala berat yang ditandai dengan:

  • Kulit dan bagian putih mata terlihat menguning
  • Urine jadi lebih pekat dan cokelat
  • Kotoran BAB pucat atau keabu-abuan
  • Tingkat kesadaran menurun

Menurut Annisa, begitu memasuki fase hepatitis akut berat, sel hati atau liver bisa rusak.

“Akibat paling berat adalah hati tidak bisa berfungsi lagi dan tidak bisa kembali normal,” kata dia.

Annisa berpesan, para orangtua jangan sampai terlambat untuk membawa buah hatinya berobat ke dokter ketika mendapati gejala awal hepatitis akut misterius.

Baca juga: Perbedaan Hepatitis A, B, dan C yang Perlu Diketahui

Apa yang harus dilakukan orangtua jika mendapati gejala hepatitis akut misterius pada anak?

Dokter spesialis anak dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr. Ade Rachmat Yudiyanto, Sp.A(K), M. Ked(Ped) mengingatkan, orangtua jangan panik bila menemukan gejala awal hepatitis pada anak.

“Jangan panik. Segera bawa pasien ke puskesmas dan rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan lanjutan," ujar dia seperti dilansir dari Antara (13/5/2022).

Selain membawa anak dengan gejala hepatitis akut misterius ke pusat layanan kesehatan terdekat, Ade juga menyarankan agar orangtua:

  • Berikan obat yang diresepkan dokter
  • Memastikan anak istirahat total di tempat tidur
  • Menjaga asupan cairan anak agar tidak dehidrasi
  • Berikan asupan makanan dengan gizi lengkap dan seimbang

Seperti Annisa, Ade juga tidak merekekomendasikan orangtua untuk menunda-nunda membawa anak ke dokter begitu mendapati gejala hepatitis akut mulai muncul.

Apabila penanganannya terlambat sampai anak mulai kehilangan kesadaran, anak dengan gejala hepatitis akut berisiko mengalami gejala parah dan harus dirawat di unit perawatan intensif sampai perlu cangkok hati.

Untuk mengobati hepatitis akut pada anak, dokter akan memberikan obat-obatan sesuai gejala untuk mencegah kerusakan hati pasien. Bila ditemukan ada virus tertentu, dokter akan meresepkan obat antivirus.

Sumber: Kompas.com (Penulis/Editor | Singgih Wiryono/Kristian Erdianto)

 

Baca juga: Apakah Penyakit Hepatitis Menular?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.