Kompas.com - 15/05/2022, 08:00 WIB

KOMPAS.com - Buang air besar rutin adalah tanda pencernaan berfungsi dengan baik. Namun, frekuensi buang air besar setiap orang berbeda-beda.

Proses buang air besar biasanya hanya berlangsung dalam hitungan menit dan hanya disertai sedikit mengejan saja.

Jika pencernaan bermasalah, biasanya proses buang air besar berlangsung lama dan Anda harus mengejan sekeras mungkin.

Waktu yang dibutuhkan untuk mencerna makanan

Waktu yang dibutuhkan makanan untuk melewati sistem pencernaan juga bervariasi dari orang ke orang. Dibutuhkan jumlah waktu yang berbeda bagi pria dan wanita untuk mencerna makanan.

Setelah berada di usus besar Anda, dibutuhkan sekitar 36 jam agar makanan dapat dicerna sepenuhnya sebelum Anda siap untuk buang air besar.

Buang air besar terjadi ketika tinja atau materi yang tersisa setelah sistem pencernaan Anda menyerap nutrisi dan cairan, keluar dari tubuh Anda melalui rektum dan anus.

"Jika pola makan Anda tepat, dalam artian cukup serat dan asupan air, proses buang air besar biasanya terjadi dalam waktu singkat," kata ahli bedah kolorektal Michael Valente.

Baca juga: Macam-macam Penyebab Gagal Ginjal

Berapa kali kita harus buang air besar?

Buang air besar sebenarnya tidak perlu setiap hari. Rata-rata Anda harus buang air besar sekitar tiga kali seminggu.

Namun, itu semua tergantung individu masing-masing.

Jika Anda selalu buang air besar beberapa kali sehari dan tinja Anda lunak dan mudah dikeluarkan, hal itu juga menunjukan pencernaan yang sehat.

Mengonsumsi makanan kaya serat seperti biji-bijian, buah, dan sayuran akan membantu Anda buang air besar secara teratur.

"Buang air besar tidak akan lancar jika pola makan Anda kurang serta. Kebanyakan orang dewasa butuh 25 gram hingga 35 gram serat setiap hari," ucap Valente.

Menjaga asupan carian tubuh juga membantu menjaga kesehatan pencernaan.

Air membantu menjaga makanan bergerak melalui sistem pencernaan Anda dan membuatnya tetap lembut.

Anda bisa mengalami sembelit jika Anda mengalami dehidrasi. Untuk menghindarinya, Anda disarankan minum dua liter air setiap hari.

Baca juga: 7 Penyebab Kencing Sakit pada Wanita

Sembelit juga bisa dipengaruhi oleh faktor usia. Seiring bertambahnya usia, faktor-faktor seperti berkurangnya mobilitas dan obat-obatan tertentu dapat memengaruhi seberapa sering Anda buang air besar.

Olahraga, bahkan jalan kaki, juga dapat membantu menjaga buang air besar Anda tetap teratur dan sehat. Dengan aktif berolahraga, sistem pencernaan Anda akan bekerja dengan baik.

Jika Anda memiliki penyakit kronis seperti sindrom iritasi usus, pola buang air besar Anda dapat berubah dari sering buang air besar menjadi merasa sembelit.

"Penyebab umum sulit buang air besar adalah kurangnya serat dan cairan dalam makanan seseorang,” ucap Valente.

Ketika Anda sulit buang air besar, Anda bisa mengatasinya dengan menerapkan pola maka sehat serta gaya hidup aktif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.