Kompas.com - 16/09/2022, 10:30 WIB

KOMPAS.com - Penyakit lupus dapat menyerang kulit, yang kemudian dikenal sebagai lupus kulit atau cutaneous lupus.

Lupus sendiri merupakan penyakit autoimun, di mana sistem imun salah menilai sel sehat kulit sebagai patogen/benda asing yang menjadi target serangan.

Mengutip American Academy of Dermatology, apa yang menyebabkan orang mengembangkan jenis penyakit autoimun ini tidak pasti.

Ini mungkin kombinasi antara gen, lingkungan, dan hormon.

Baca juga: Apa Itu Penyakit Lupus?

Apa pun yang memicu sistem imun Anda untuk menyerang dirinya sendiri dapat menyebabkan penyakit lupus kambuh.

Ketika lupus memengaruhi kulit, pemicu umumnya adalah:

  • Sinar matahari
  • Sinar ultraviolet (UV) dari tanning bed dan bola lampu neon
  • Sebuah infeksi
  • Efek obat-obatan
  • Stres
  • Pembedahan atau cedera serius

 

Baca juga: Mengenal Penyakit Lupus pada Anak

Tanda-tanda

Mengutip Lupus Foundation of America, penyakit lupus kulit secara umum menyebabkan Anda memiliki ruam merah bersisik. Namun, bisa juga terjadi masalah kulit lainnya.

Berdasarkan jenis

Tanda-tanda penyakit lupus kulit secara khusus dibedakan berdasarkan jenisnya.

  • Lupus kulit kronis (juga disebut lupus diskoid)

Penyakit lupus kulit ini ditandai dengan munculnya luka bulat berbentuk cakram, biasanya di wajah dan kulit kepala. Luka dapat menyebabkan bekas luka atau perubahan warna kulit.

Baca juga: Mengapa Penyakit Lupus Sulit Disembuhkan?

  • Lupus kulit subakut

Ini akan menyebabkan Anda memiliki ruam bersisik merah atau luka berbentuk cincin merah.

Biasanya terjadi pada kulit yang terkena sinar matahari, seperti leher dan lengan.

  • Lupus kulit akut

Jenis penyakit lupus kulit ini menyebabkan ruam berbentuk kupu-kupu di pipi dan hidung Anda yang terlihat seperti terbakar sinar matahari (disebut ruam malar).

Kondisi ini terkadang bisa memengaruhi bagian tubuh lainnya, seperti lengan dan kaki.

Mengutip American Academy of Dermatology, beberapa jenis lupus kulit ini lebih sering terjadi pada orang yang memiliki lupus eritematosus sistemik (SLE).

SLE adalah jenis lupus yang dapat mempengaruhi berbagai bagian tubuh, termasuk kulit, persendian, dan paru-paru.

Baca juga: Tanda-Tanda Melemahnya Sistem Imun Tubuh

Tanda-tanda penyakit lupus kulit lainnya

Orang dengan lupus dapat memiliki masalah terkait kulit lainnya, seperti:

  • Rambut rontok
  • Calcinosis (benjolan keras berwarna putih di bawah kulit yang disebabkan oleh penumpukan kalsium)
  • Ulkus mukosa (luka di dalam mulut, hidung, atau vagina)

Penderita lupus juga bisa memiliki masalah dengan darah atau pembuluh darah yang bisa Anda lihat di kulit.

Beberapa contoh termasuk:

  • Penyakit Raynaud: jari tangan dan kaki memutih atau membiru dan mati rasa saat kedinginan atau stres
  • Livedo reticularis: pola biru atau ungu yang terlihat di permukaan kulit seperti stoking renda atau jala
  • Eritema palmaris: telapak tangan menjadi merah
  • Petechiae: bintik-bintik merah kecil pada kulit yang disebabkan oleh rendahnya trombosit dalam darah (trombositopenia).

Saat tanda-tanda fisik penyakit lupus kulit itu muncul, Anda mungkin akan merasakan rasa gatal atau nyeri, dan terkadang tidak ada apa-apa.

Gejalanya bisa datang dan pergi dan bisa terasa berbeda dari orang ke orang.

Jika Anda mengalami nyeri atau gejala lain dari lupus, disarankan untuk memeriksakannya langsung ke dokter Anda.

Ketika lupus kulit terjadi dokter spesialis akan memeriksa kulit Anda. Dokter akan melihat lebih dekat pada ruam, plak, atau masalah kulit (atau rambut) lainnya.

Baca juga: Tanda-tanda Kanker Otak Stadium Akhir yang Harus Diwaspadai

Diagnosis

Mengutip Cleveland Clinic, penyedia layanan kesehatan biasanya akan menciagnosis penyakit lupus kulit dengan metode biopsi dan mengirimnya kelaboratorium untuk pengujian.

Jika Anda memiliki ruam dan belum menerima diagnosis lupus, penyedia Anda akan melakukan pemeriksaan menyeluruh.

Mereka akan bertanya tentang gejala lain dan riwayat penyakit autoimun keluarga Anda.

Gejala lupus bisa mirip dengan tanda-tanda kondisi kesehatan lainnya.

Tidak ada tes tunggal untuk lupus. Diagnosis mungkin memerlukan beberapa tes selama berbulan-bulan.

Ini mungkin termasuk tes darah, tes urin dan biopsi kulit atau ginjal.

Baca juga: Tanda-tanda Penyakit Celiac pada Anak yang Perlu Diwaspadai Orangtua

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.