Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/09/2022, 18:00 WIB

KOMPAS.com - Tulang merupakan jaringan hidup yang tumbuh membentuk kerangka kaku dengan berbagai bentuk, ukuran, serta fungsi.

Mengutip Medical News Today, kerangka manusia menyumbang sekitar 15 persen dari berat badan.

Saat lahir, manusia memiliki sekitar 270 tulang lunak, lalu beberapa menyatu seiring bertambah usia.

Saat dewasa, orang memiliki sekitar 206 hingga 213 tulang.

Alasan perbedaannya adalah bahwa beberapa orang memiliki lebih banyak atau lebih sedikit tulang di tulang rusuk, tulang belakang, jari tangan, dan jari kaki.

Tulang terbesar dalam tubuh manusia adalah tulang paha dan terkecil adalah tulang sanggurdi (stapes) di telinga yang panjangnya sekitar 3 mm.

Baca juga: 9 Penyebab Penyakit Tulang yang Harus Diperhatikan

Fungsi

Mengutip Healthline, fungsi tulang kebanyakan bersifat vital yang meliputi:

1. Penopang

Tulang membentuk kerangka kaku berfungsi untuk menopang bagian lain dari tubuh.

Misalnya, tulang kaki yang lebih besar berfungsi menopang tubuh bagian atas untuk berdiri, berjalan, berlari, atau melakukan aktivitas lainnya.

Fungsi tulang sebagai penopang anggota tubuh yang lainnya juga memberikan peran untuk memberikan postur manusia yang jelas.

2. Penggerak

Meski kaku, fungsi tulang yang vital adalah untuk menggerakkan tubuh dengan mentransmisikan kekuatan kontraksi otot.

Otot menempel pada tulang melalui tendon. Ketika otot Anda berkontraksi, tulang akan bertindak sebagai pengungkit sementara persendian membentuk titik pivot.

Interaksi tulang dan otot berkontribusi pada berbagai gerakan yang dapat dilakukan tubuh Anda.

Baca juga: 12 Jenis Penyakit Tulang dan Gejalanya yang Harus Diwaspadai

3. Pelindung

Fungsi tulang yang sangat penting lainnya adalah sebagai pelindung banyak organ dalam.

Misalnya, tulang rusuk yang melindungi jantung dan paru-paru dab tulang tengkorak yang mengelilingi otak.

4. Pembuat dan pemelihara sel darah

Banyak sel darah (sel darah merah, putih, dan trombosit) terbentuk di dalam tulang.

Proses ini disebut hematopoiesis dan itu terjadi di bagian sumsum tulang, yang disebut sumsum merah.

5. Penyimpanan

Fungsi tulang vital lainnya adalah sebagai tempat penyimpanan. Itu karena mineral penting, seperti kalsium dan fosfor, disimpan di dalam tulang Anda.

Ketika tubuh Anda membutuhkan lebih banyak sumber daya, mineral dapat dilepaskan kembali ke aliran darah Anda untuk digunakan.

Selain sumsum merah, tulang juga mengandung jenis sumsum lain yang disebut sumsum kuning. Di sinilah beberapa jaringan lemak disimpan.

Lemak dalam jaringan ini dapat dipecah dan digunakan untuk energi, jika diperlukan.

Baca juga: Tanda-tanda Penyakit Tulang Menyerang yang Harus Diwaspadai

Cara menjaga kesehatannya

Banyaknya fungsi tulang yang vital, menjadi penting untuk menjaga kesehatannya.

Mengutip Mayo Clinic, cara praktis untuk dapat menjaga kesehatan tulang yaitu sebagai berikut:

1. Mengkonsumsi banyak kalsium

Mengutip Medical News Today, tulang sebagian besar terdiri dari protein kolagen, yang membentuk kerangka lunak.

Mineral kalsium fosfat mengeraskan kerangka, memberinya kekuatan. Tulang mengandung 99 persen kalsium tubuh.

Mengutip Kementerian Kesehatan, kebutuhan kalsium harian yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tulang berdasarkan usia:

  • Usia 1-3 tahun: 700 mg
  • Usia 4-8 tahun: 1.000 mg
  • Usia 9-13 tahun: 1.300 mg
  • Usia 14-18 tahun: 1.300 mg

Baca juga: Deteksi Dini Jadi Cara Mencegah Kanker Tulang

2. Memenuhi kebutuhan vitamin D

Sumber vitamin D yang baik termasuk ikan berlemak, seperti salmon, trout, bandeng, hering, dan tuna.

Selain itu, jamur, telur, dan makanan yang diperkaya, seperti susu dan sereal, merupakan sumber vitamin D yang baik.

Sinar matahari juga berkontribusi memproduksi vitamin D bagi tubuh yang berguna untuk menjaga kesehatan tulang.

3. Melakukan aktivitas fisik secara teratur

Latihan fisik yang bisa dilakukan sehari-hari untuk menjaga kesehatan tulang, seperti berjalan santai, jogging, dan naik-turun tangga.

Ini berguna membantu membangun tulang yang kuat dan memperlambat pengeroposan tulang.

4. Hindari penyalahgunaan zat

Penyalahgunaan zat, seperti merokok, minum alkohol berlebihan, dan menggunakan narkoba.

Fungsi tulang bisa terganggu, jika Anda rutin melakukan penyalahgunaan zat.

Baca juga: Penyebab Kanker Tulang yang Harus Diwaspadai

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+