Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 07/11/2022, 13:31 WIB

KOMPAS.com - Kasus gagal ginjal akut yang menyerang anak-anak kini mulai melandai. Kematian akibat gagal ginjal akut pun berkurang sejak pemerintah menghentikan penggunaan obat sirup.

Sebagaimana diketahui, gagal ginjal akut yang jamak menyerang anak balita mengalami pelonjakan pada September-Oktober 2022.

Gagal ginjal akut diduga disebabkan oleh infeksi adenovirus, leptospirosis, dan efek obat sirup yang mengandung dietilen glikol dan etilen glikol.

Baca juga: Apakah Gagal Ginjal Akut pada Anak Bisa Sembuh? Ini Kata Dokter…

Penyakit gagal ginjal akut pada anak-anak umumnya ditandai dengan gejala seperti:

  1. gangguan pencernaan seperti sakit perut, muntah, dan diare
  2. demam
  3. batuk, pilek
  4. sulit kencing, volume urine berkurang.

Pada kondisi gagal ginjal akut yang parah, anak-anak kemungkinan mengeluhkan gejala lain yang perlu segera mendapat penanganan dokter. Gejala-gejala itu adalah:

  1. warna urine menjadi cokelat atau lebih pekat
  2. kejang
  3. gangguan pernapasan atau sesak napas
  4. kesadaran menurun.

Sebagai penanganan dan pencegahan merebaknya kasus gagal ginjal akut, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengumumkan daftar obat-obatan sirup yang etilen glikol dan dietilen glikol di atas ambang batas normal.

Pada 18 Oktober 2022, Kemenkes juga menegaskan penggunaan dan penjualan semua obat sirup dihentikan sementara dalam upaya mencegah meningkatnya kasus gagal ginjal akut pada anak.

Baca juga: Macam-macam Komplikasi Gagal Ginjal Akut, Pantang Diabaikan

Kasus gagal ginjal akut pada anak turun setelah penggunaan obat sirup dihentikan

Penghentian sementara obat-obatan sirup memberi pengaruh positif dalam menekan angka penularan gagal ginjal akut pada anak.

Dikutip dari laman Sehat Negeriku, hingga Sabtu (5/11/2022), terdapat 324 kasus gagal ginjal akut pada anak, dengan 102 dinyatakan sembuh, 194 meninggal, dan 28 pasien masih dalam perawatan.

 

Kasus gagal ginjal akut pada anak terkini ditemukan pada 29 Oktober dan 1 November 2022.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+