Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/05/2023, 20:01 WIB
Mahardini Nur Afifah

Penulis

Itadaki-masu,” ucap para murid bersemangat sembari sedikit membusungkan badannya ke depan untuk memberikan salam sekaligus penghormatan sebelum menyantap hidangan.

Dalam waktu sekitar 15 menit, sepiring nasi kari tandas disantap. Nyaris di setiap piring, tidak ada makanan tersisa, termasuk sayurannya.

Oishii…” kata Ari. Murid yang duduk di bangku kelas 4B ini antusias ketika ditanyai rasa menu makan siangnya yang lezat.

Makan sehat ala Shokuiku

Shokuiku adalah edukasi makan khas Jepang yang diajarkan bersamaan momentum makan siang bersama di sekolah. Pendidikan ini dimulai pada abad ke-19 dan mulai dibuat standar untuk seluruh penjuru Negeri Sakura pada 2005.

Praktik ini mendidik murid sejak sekolah dasar untuk makan dengan menu bergizi lengkap dan seimbang, belajar tata krama seperti memberikan salam sebelum makan, sampai bersosialisasi dengan teman saat makan.

Menu yang dibuat di sekolah setempat diarahkan langsung oleh ahli gizi sekolah. Makanan tersebut disiapkan dan dibuat secara higienis di dapur sekolah.

“Bagi kami, makan siang adalah edukasi. Bukan hanya untuk memenuhi tuntutan rasa lapar,” jelas Namekawa, ahli gizi di sekolah dasar St. Dominic’s Institute Tokyo.

Namekawa menjelaskan, ketika menyiapkan menu makan siang Shokuiku, ia menggunakan takaran kalori yang dianjurkan sesuai kebutuhan anak usia sekolah dasar.

Mereka juga menggunakan bahan makanan bebas atau minim pesitisda, pakai sayur dan buah organik, serta tidak menggunakan bahan atau bumbu instan.

Komposisi gizinya diperhatikan secara cermat. Setiap menu terdiri atas protein, karbohidrat, dan serat. Menu makan tersebut juga didesain mengakomodasi kebutuhan siswa yang baru pulang sore hari.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com