Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 16/11/2022, 16:57 WIB

KOMPAS.com - Diabetes merupakan penyakit yang perkembangannya berjalan perlahan. Sebelum menjadi diabetes, seseorang akan mengalami kondisi prediabetes.

Walau tak selalu menunjukkan gejala, tetapi prediabetes merupakan titik penting perlunya melakukan perubahan gaya hidup agar kondisinya tidak jatuh ke dalam diabetes.

Salah satu cara untuk mengetahui apakah kita beresiko diabetes atau tidak adalah dengan melakukan pemeriksaan gula darah.

Jika gula darah puasa menunjukkan angka 100 hingga 125 mg/dL, maka kita dianggap prediabetes.

Bila sering lupa untuk memeriksa kadar gula darah, kita juga bisa memanfaatkan aplikasi digital seperti layanan telemedicine untuk memantau status kesehatan.

“Lewat telemedicine, masyarakat dapat menyadari tanda-tanda diabetes yang mereka rasakan sejak dini dan bagi pasien diabetes mau melakukan kontrol berkala untuk mencegah terjadinya komplikasi,” kata Head of Medical PT Good Doctor Technology Indonesia, dr. Adhiatma Gunawan.

Baca juga: 4 Tipe Diabetes Melitus yang Perlu Diwaspadai

Penelitian juga menunjukkan, aplikasi kesehatan mampu membantu penyandang diabetes menurunkan kadar gula darah, serta memantau penyakitnya tanpa harus pergi ke rumah sakit.

Studi Percontohan Pengelolaan Penyakit Kronis yang merupakan kolaborasi Good Doctor Technology Indonesia (Good Doctor) dengan Lembaga Penelitian Ikatan Dokter Indonesia mengungkap manfaat positif aplikasi digital bagi penyandang diabetes.

Menurut Adhiatma, studi tersebut melibatkan sejumlah klinik BPJS Kesehatan di Bekasi, Bogor, dan Depok dan dilakukan dalam dua tahap, yakni tahap 1 (kualitatif) yang berlangsung pada Desember 2020 dan tahap 2 (kuantitatif) yang berlangsung tiga bulan dan dimulai Januari 2021.

Hasil penelitian fase 1 menunjukkan bahwa monitoring diabetes yang dilakukan melalui aplikasi Good Doctor mendapat respons positif dari responden.

Platform tersebut berpotensi untuk mendukung pengamatan keadaan pasien diabetes, terutama self-care monitoring pada perkembangan kondisi kesehatannya.

Baca juga: 3 Tips Makan untuk Penderita Pradiabetes Agar Gula Darah Terkontrol

Hasil penelitian fase 2 menunjukkan kelompok yang menggunakan aplikasi Good Doctor secara penuh mengalami penurunan kadar gula darah hingga akhir tiga bulan pemantauan. Sedangkan kelompok dengan intensitas keterlibatan tidak penuh, kondisi gula darahnya relatif tidak berubah

Mengendalikan kadar gula darah merupakan bagian penting dalam tatalaksana penyakit diabetes. Komplikasi diabetes dapat menyebabkan kerusakan serius pada berbagai bagian tubuh, seperti mata, saraf, ginjal, hingga jantung.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+