Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Intip 6 Gaya Hidup yang Bisa Kurangi Jerawat di Wajah

Kompas.com - 04/01/2024, 19:00 WIB
Agustin Tri Wardani,
Khairina

Tim Redaksi

 

KOMPAS.com - Mengubah gaya hidup yang baik adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi bahkan mengatasi datangnya kembali jerawat di wajah.

Melansir dari Healthline, perubahan gaya hidup tertentu dapat memberikan efek yang kuat untuk menjaga tubuh tetap sehat, membuat kulit tidak terlalu berminyak, dan mengurangi kambuhnya jerawat.

Keinginan memiliki wajah yang bersih bisa dimulai dari sekarang melalui gaya hidup yang akan berdampak baik untuk mengurangi jerawat di wajah.

Baca juga: Ribuan Kurir Antre Sepanjang 2 Kilometer untuk Retur Paket di Ulujami

6 gaya hidup yang bisa kurangi jerawat di wajah

Perubahan gaya hidup pada diri kita bisa menjadi salah satu usaha dan cara agar bisa mengurangi bahkan membuat wajah tidak jerawatan lagi.

Terkadang, kita tidak menyadari bahwa terdapat kebiasaan buruk pada gaya hidup kita bisa menyebabkan munculnya jerawat di wajah. 

Nah, berikut ini adalah beberapa contoh gaya hidup yang bisa dilakukan untuk mengurangi jerawat di wajah.

Baca juga: Profil Surya Sahetapy, Putra Ray Sahetapy yang Berprofesi Dosen di Amerika

  • Hindari menyentuh jerawat

Hal yang harus kita lakukan saat menjalani pola hidup sehat untuk kurangi jerawat di wajah adalah dengan membiasakan tidak menyentuh luka jerawat.

Jika kita sering membiasakan menyentuh atau memencet jerawat maka bisa berdampak mengiritasi kulit, memperburuk jerawat, dan dapat menyebarkan jerawat ke area lain.

Saat kita menyentuh, menggosok, atau memencet jerawat juga akan membuat lebih banyak bakteri masuk ke dalam bagian lesi atau kulit yang rusak akibat jerawat, sehingga menyebabkan infeksi lebih lanjut. 

Baca juga: Bantah Uang Kompensasi Dedi Mulyadi Dipotong, Dishub: Itu Keikhlasan Sopir

  • Memilih pembersih yang tepat

Banyak sabun perawatan wajah yang dijual di pasaran memiliki tingkat keasaman atau pH yang terlalu tinggi dan dapat mengiritasi kulit, sehingga membuat jerawat semakin parah.

Untuk itu, biasakan untuk berhati-hati dalam memilih produk perawatan wajah. Kita bisa mempelajari kandungan-kandungan bahan aktif dalam produk perawatan dan mengetahui mana yang cocok dan aman untuk kulit berjerawat

Memilih produk perawatan yang lembut dapat mengurangi risiko jerawat muncul kembali dan membantu penyembuhan luka akibat jerawat di wajah.

Baca juga: Ini Daftar Motor dan Mobil yang Dilarang Isi BBM Pertalite di SPBU Pertamina per 4 April 2025

  • Menggunakan perawatan kulit bebas minyak

Produk perawatan yang memiliki kandungan minyak dapat menyumbat pori-pori, meningkatkan risiko tersumbat dan tumbuhnya jerawat pada wajah.

Untuk itu, kita bisa menghindari produk perawatan kulit dan kosmetik yang berlabel "bebas minyak" atau "noncomedogenic", yang tidak akan menyumbat pori-pori di wajah.

    • Menjaga kulit tetap terhidrasi

Tips untuk mengurangi jerawat di wajah berikutnya adalah memastikan dan menjaga kulit tetap terhidrasi dengan baik. Ketika kulit kering, kulit dapat menjadi iritasi atau rusak, yang dapat memperburuk jerawat.

Baca juga: Link Live Streaming Timnas U17 Indonesia vs Korea Selatan, Kick Off 22.00 WIB

Kulit yang terhidrasi akan berdampak pada pembentukan sel-sel kulit baru yang berkembang dengan baik.

Cara menjaga kulit tetap terhidrasi adalah dengan memastikan minum air yang cukup terutama di siang hari, dan menggunakan kandungan-kandungan skincare yang menghidrasi. 

  • Mengurangi stres

Melansir American Academy of Dermatology keadaan seseorang yang stres kemungkinan menjadi penyebab jerawat kambuh.

Baca juga: Jadwal Timnas U17 Indonesia di Piala Asia U17 2025, Lawan Korsel Malam Ini, Kick Off 22.00 WIB

Stres menyebabkan kadar hormon androgen meningkat. Androgen merangsang folikel rambut dan kelenjar minyak di pori-pori, sehingga meningkatkan risiko timbulnya jerawat.

Kita bisa melakukan beberapa kegiatan positif untuk menghindari stress seperti tidur yang cukup, makan makanan yang sehat, olahraga dengan teratur, mengurangi minum alkohol dan kafein.

  • Diet

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pola makan dapat berpengaruh meningkatkan munculnya jerawat di wajah. 

Baca juga: Ungkap Kronologi Kasus Nastar Berjamur, Pemilik Clairmont: Kami Dapat Penawaran

Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara makanan tinggi gula dan jerawat. Para peneliti juga mengindikasikan hubungan yang lemah antara jerawat dan konsumsi produk susu.

Untuk itu, mengatur pola makan yang baik dan sehat seperti menghindari atau diet konsumsi produk susu bisa membantu mengurangi tumbuhnya jerawat di wajah.

Dengan mengubah gaya hidup menjadi sehat dan tertata tentu akan emmbantu memingkatkan kesehatan tubuh dan membuang racun-racun di dalam tubuh. Cara ini juga efektif mengurangi tumbuhnya jerawat di wajah. Apabila kalian memiiki kondisi wajah yang berjerawat dan tak kunjung membaik, sebaiknya segera lakukan konsultasi pada dokter kulit untuk mendapat penanganan yang sesuai.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau