Rabu, 24 September 2014 09:25

NEWS & FEATURES / HEALTH CONCERN - ARTIKEL

Bahaya Cacar Air pada Ibu Hamil

Sabtu, 26 Februari 2011 | 11:15 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:

Kompas.com — Cacar bisa menyerang orang dari segala usia. Penyakit yang disebabkan virus Varicella ini biasanya bisa disembuhkan. Namun jika menginfeksi ibu hamil, bisa meningkatkan risiko komplikasi pada ibu dan bayi.

Bila perempuan hamil memiliki riwayat infeksi cacar air atau telah diimunisasi, antibodi terhadap virus ini akan ditransfer ke bayi melalui plasenta. "Ibu hamil ini akan menjadi kebal dan tidak perlu khawatir mengenai komplikasi bagi diri maupun bayinya," kata dr.Carolina Tirtajasa, Sp.OG, spesialis kebidanan dan kandungan dari RS Omni Internasional, Pulomas, Jakarta.

Kejadian infeksi cacar air saat hamil sekitar 0,05-0,07 persen. Jumlahnya kecil karena sebagian besar perempuan subur sudah memiliki kekebalan terhadap varisela, tapi jika cacar air diperoleh saat trisemester ketiga, risiko pneumonia varisela lebih besar terjadi. Pneumonia varisela berpotensi mengancam paru-paru.

"Cacar air yang terjadi saat trisemester pertama kehamilan terutama minggu ke 8-12, memiliki risiko sindrom varisela kongenital sebesar 2,2 persen, yaitu sindrom cacat lahir pada bayi," ungkapnya.

Kondisi paling umum adalah jaringan parut pada kulit. Kelainan lain bisa mencakup kepala, masalah mata, berat bayi lahir rendah, dan keterbelakangan mental.

"Jika infeksi cacar air ini terjadi saat mendekati atau sekitar seminggu sebelum persalinan, bayi berisiko tertular infeksi varisela," katanya.

Penyebaran infeksi varisela diungkapkan dr.Caroline terjadi ketika virus menginfeksi bayi yang baru lahir sebelum antibodi pelindung dari ibu ditransfer ke bayi. Infeksi virus ini bisa menyebabkan kematian bayi sebesar 25 persen.

Jika infeksi cacar air terjadi antara waktu kehamilan 20 minggu hingga mendekati kelahiran tidak terlalu berisiko bagi bayi, tapi lebih besar untuk ibunya. Sang ibu punya peluang terkena pneumonia cacar air sekitar 10 persen yang bisa berakibat parah dan mengancam jiwa.

Perempuan hamil yang terkena cacar air bisa ditangani dengan obat antiviral acyclovir yang aman. Namun, jika kondisi ibu sudah cukup parah, sebaiknya dirawat di rumah sakit untuk mencegah komplikasi.

Bayi yang dilahirkan dari ibu yang terinfeksi cacar air beberapa hari sebelum bersalin, harus diberi VZlg (Varicella-Zozter lg) sesaat setelah lahir. Sementara jika bayi terkena varisela dalam dua minggu kehidupan pertamanya harus ditangani dengan acyclovir IV.

Untuk mengetahui adakah antibodi terhadap virus Varicella, ibu hamil sebaiknya mendapatkan tes antibodi saat pemeriksaan pertama kehamilannya. (GHS/put)


Sumber :
Tabloid Gaya Hidup Sehat
Editor :
Lusia Kus Anna

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui