Sabtu, 23 Agustus 2014 02:36

Hari Kesehan Jiwa Sedunia

Menkes: 10 Persen Puskesmas Tangani Kejiwaan

Penulis : Antony Lee | Senin, 10 Oktober 2011 | 13:15 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
KOMPAS/ANTONY LEE
Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih berbincang dengan pasien gangguan kejiwaan yang sudah mulai pulih dan bisa berkarya, Senin (10/10/2011) di Bogor. Peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia dipusatkan di Bogor.

BOGOR, KOMPAS.com — Saat ini masih kurang dari 10 persen pusat kesehatan masyarakat di Indonesia mampu melayani pasien dengan gangguan kejiwaan. Padahal, prevalensi gangguan kejiwaan masyarakat cukup tinggi, secara nasional sekitar 11 persen.

"Puskesmas di seluruh Indonesia ada sekitar 9.000, sedangkan yang mampu melayani kejiwaan sekitar 70 puskesmas," ujar Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih di sela-sela Puncak Acara Hari Kesehatan Jiwa Sedunia di RS Marzuki Mahdi, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (10/10/2011).

Pada kesempatan itu, Menkes juga mencanangkan "Gerakan Pemberdayaan Masyarakat, Investasi Pembangunan Kesehatan Jiwa" dan "Indonesia Bebas Pasung". Dalam kesempatan itu, Menkes juga menyampaikan investasi kesehatan jiwa untuk pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari usia remaja karena tantangan di era globalisasi memerlukan adaptasi remaja yang kuat.

"Investasi promosi kesehatan jiwa dan pencegahan gangguan kejiwaan akan menghasilkan individu dan masyarakat yang dapat beradaptasi terhadap stres dan konflik sehari-hari," tuturnya.


Editor :
Marcus Suprihadi

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui