Kamis, 3 September 2015

Health

Menkes: 10 Persen Puskesmas Tangani Kejiwaan

Senin, 10 Oktober 2011 | 13:15 WIB

BOGOR, KOMPAS.com — Saat ini masih kurang dari 10 persen pusat kesehatan masyarakat di Indonesia mampu melayani pasien dengan gangguan kejiwaan. Padahal, prevalensi gangguan kejiwaan masyarakat cukup tinggi, secara nasional sekitar 11 persen.

"Puskesmas di seluruh Indonesia ada sekitar 9.000, sedangkan yang mampu melayani kejiwaan sekitar 70 puskesmas," ujar Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih di sela-sela Puncak Acara Hari Kesehatan Jiwa Sedunia di RS Marzuki Mahdi, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (10/10/2011).

Pada kesempatan itu, Menkes juga mencanangkan "Gerakan Pemberdayaan Masyarakat, Investasi Pembangunan Kesehatan Jiwa" dan "Indonesia Bebas Pasung". Dalam kesempatan itu, Menkes juga menyampaikan investasi kesehatan jiwa untuk pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari usia remaja karena tantangan di era globalisasi memerlukan adaptasi remaja yang kuat.

"Investasi promosi kesehatan jiwa dan pencegahan gangguan kejiwaan akan menghasilkan individu dan masyarakat yang dapat beradaptasi terhadap stres dan konflik sehari-hari," tuturnya.

Penulis: Antony Lee
Editor : Marcus Suprihadi