Rabu, 26 November 2014 23:04

KONSULTASI / SEKS - ARTIKEL

KONSULTASI SEKS

Bersama Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS 

Guru Besar pada Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kini dia menjabat sebagai Kepala Bagian Andrologi dan Seksologi, Ketua Pusat Studi Anti-Aging Medicine, dan Ketua Program Magister dengan kekhususan Anti-Aging Medicine dan kekhususan Ilmu Kedokteran Reproduksi. Prof Wimpie juga menjabat Ketua Umum Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI), Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Andrologi Indonesia (Persandi), dan Wakil Ketua Perhimpunan Kedokteran Anti Penuaan Indonesia (Perkapi).

Gairah Seks Turun Akibat Testosteron

Rabu, 20 Juni 2012 | 09:25 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:

TANYA :

Dok, akhir-akhir ini gairah seks saya menurun. Biasanya gairah seks saya membara sehingga  bisa setiap hari saya ingin berhubungan seks.  Yang menjadi pertanyaan adalah 1. Apakah penurunan ini disebabkan karena berkurangnya hormon testosteron? Jika iya, apakah perlu terapi hormon atau meminum obat untuk meningkatkan hormon testosteron? Dimana saya bisa mendapatkannya? 2. Apakah benar meminum obat seperti Cialis dapat mengurangi produksi hormon testosteron dan mengakibatkan impotensi (jika diminum oleh orang normal). Demikian terima kasih. 

(Firman, 47, Jakarta)

 

JAWAB :
Menurunnya dorongan seksual (gairah seksual) dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, hormon testosteron berkurang. Kedua, adanya gangguan kesehatan atau penyakit. Ketiga, karena hambatan psikis. Keempat, pengalaman seksual tidak menyenangkan.

Kalau Anda mengalami penurunan gairah seksual, tentu harus diketahui dulu apa penyebabnya. Jadi tidak mesti karena penurunan hormon testosteron. Tetapi kalau benar hormon testosteron berkurang, memang diperlukan pengobatan hormon asal tidak ada kontraindikasinya. Mengenai Cialis, tidak ada bukti ilmiah dapat menyebabkan penurunan hormon testosteron.

 


Editor :
Asep Candra
Tahun

Cm    Kg
Laki-laki    Perempuan


Incorrect please try again

ReLoad

Hanya pertanyaan-pertanyaan terpilih yang akan dimuat

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui