Senin, 1 September 2014 14:30

NEWS & FEATURES / HOT TOPICS - ARTIKEL

Video Game untuk Terapi Pasien Stroke

Penulis : Bramirus Mikail | Sabtu, 21 Juli 2012 | 13:18 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
foto-foto: Kompas/Rony Ariyanto Nugroho
Penikmat video game di Bandung, Jawa Barat, memainkan permainan di waktu senggangnya. Bermain video game telah menjadi bagian kehidupan sebagian masyarakat untuk melepas kepenatan.
TERKAIT:

KOMPAS.com - Dampak dari serangan stroke umumnya akan berakhir pada kelumpuhan atau kecacatan. Oleh karena itu, pasien stroke perlu menjalani proses rehabilitasi dan terapi agar dapat secepat mungkin mengembalikan fungsi tubuhnya.

Salah satu jenis terapi baru yang kini dianjurkan para ahli adalah lewat permainan game Nintendo Wii. Permainan ini menuntut seseorang untuk terus bergerak aktif dengan menggunakan sensor gerak.

Dr Penelope McNulty, seorang neurofisiologi di Neuroscience Research Australia, mengatakan Nintendo Wii merupakan alat rehabilitasi yang efektif bagi pasien stroke. Rencananya, ia akan mempresentasikan hasil temuannya pada konferensi internasional Society of Elektrofisiologi and Kinesiology di Brisbane pada tanggal 20 Juli 2012.

Menurut McNulty, melakukan latihan intensif menggunakan Wii selama dua minggu dapat menghasilkan perbaikan yang signifikan bagi pasien stroke dalam menggunakan anggota badan mereka, bahkan untuk orang yang sudah menderita stroke selama bertahun-tahun.

Setiap tahunnya, ada lebih dari 60.000 pasien stroke di Australia.  Karenanya kebutuhan akan metode rehabilitasi menjadi penting karena inilah satu-satunya metode yang diketahui mampu mengembalikan fungsi anggota badan yang terserang stroke.

"Game ini murah, mudah digunakan dan yang terpenting adalah menyenangkan. Jenis rehabilitasi ini memotivasi peserta untuk benar-benar menyelesaikan terapi mereka, yang sangat penting untuk membantu proses pemulihan," kata Dr McNulty.

"Semua pasien mengalami perbaikan tidak hanya ketika menggunakan Wii, tetapi dalam kegiatan yang mereka lakukan setiap hari, seperti membuka pintu atau menggunakan garpu," jelasnya.

 

 


Sumber :
Editor :
Lusia Kus Anna

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui