Minggu, 24 Agustus 2014 01:15

Angkutan Mudik

Bus AKAP Terlambat, Bus Bantuan Dioperasikan

Penulis : Gatot Widakdo | Sabtu, 18 Agustus 2012 | 15:16 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
Fabian Januarius Kuwado
Ratusan pemudik tampak memadati antrean bus di Terminal Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Kampung Rambutan. Sebagian besar rute yang dilayani terminal tersebut adalah wilayah Jawa Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com- Bus bantuan untuk mengangkut pemudik mulai dioperasikan di terminal Kampung Rabutan, Jakarta Timur. Ini dilakukan menyusul lambatnya bus reguler memasuki terminal akibat kemacetan parah di jalur pantura dan selatan.

Dari hari Jumat pukul 15.30 telah ada enam bus bantuan yang didatangkan ke Kampung Rambutan. Bus tersebut di antaranya melayani jurusan Karangpucung, Garut, dan Sumedang. Jumlah itu diperkirakan akan terus bertambah apabila situasi arus lalu lintas di pantura dan jalur selatan tidak berubah.

Menurut Komandan Regu Posko Angkutan Lebaran Terminal Kampung Rambutan Budi Prayitno, Kamis dan Jumat kemarin merupakan puncak arus mudik di terminal Kampung Rambutan. Adapun pada Sabtu (18/8/2012) ini kemungkinan besar pemudik didominasi pemudik jarak dekat.

Budi menegaskan, situasi lalu lintas di pantura dan jalur selatan sangat menentukan apakah bus bantuan diperlukan atau tidak. Kemacetan yang luar biasa di jalur mudik utama akan menyebabkan banyaknya pemudik di terminal yang belum terangkut. Sedangkan kemampuan perusahaan otobus terbatas karena armadanya terjebak macet. Pada saat inilah bus bantuan dikerahkan.

Penanggung jawab PO Sinar Jaya, Hanafi, mengatakan, akibat kemacetan di pantura dan jalur selatan bus yang masuk ke Kampung Rambutan hingga pukul 16.00 baru 20 unit. Padahal, pada kondisi normal sudah 35 unit bus yang masuk.

"Bus yang berangkat dari Kampung Rambutan tadi malam pukul 00.00 dengan tujuan Cilacap saja baru sampai Banjar pada pukul 14.00. Padahal, dalam kondisi normal waktu tempuh rute itu sekitar tujuh jam," tutur Hanafi.

Pengurus PO Gapuraning Rahayu di terminal Kampung Rambutan Dadang Hermawan, menambahkan, karena terjebak macet bus yang berangkat Jumat kemarin baru bisa masuk Kampung Rambutan lagi Sabtu ini. "Macetnya parah. Dari Cileunyi ke Limbangan, Garut saja bisa tujuh jam," ujarnya.

 


Editor :
Marcus Suprihadi

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui