Salin Artikel

Cara Mudah Hidup Bahagia, Coba Rutin Lakukan Yoga

KOMPAS.com - Bisa hidup bahagia adalah keinginan setiap orang. Namun sayangnya, tak semua orang tahu bagaimana caranya mendapatkan kebahagiaan tersebut.

Nah, bagi Anda yang sedang mencari cara untuk bahagia, cobalah untuk rutin melakukan yoga.

Banyak riset menunjukkan yoga bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasi stres, meredakan kecemasan hingga meningkatkan suasana hati.

Belum ada analisis ilmiah yang menunjukan apakah pose yoga tertentu dapat membuat kita bahagia.

Namun, penelitian menunjukkan bahwa sikap tubuh tertentu, pola pernapasan teratur, dan pemikiran positif dapat memengaruhi fisiologi seseorang.

Pada dasarnya, yoga menggunakan pernapasan dan perasaan.

Melalui pernapasan dan perasaan, kita dapat belajar mengendalikan reaksi diri terhadap orang-orang dan kejadian di sekitar.

Menurut riset 2010 dari Harvard, orang menghabiskan 47 persen waktunya untuk mengkhawatirkan hal-hal yang tidak terjadi.

Inilah yang membuat hidup banyak orang tersebut menjadi kurang bahagia.

Dengan fokus pada pernapasan selama yoga, pikrian orang-orang bisa fokus pada apa yang terjadi di masa kini.

Bahkan, hanya dengan melakukan praktik 90 detik pernapasan dengan diafragma, kita dapat mengaktifkan sistem saraf parasimpatis.

Di mana, sistem sraf tersebut berfungsi untuk mematikan respons stres dengan menurunkan kortisol (hormon stres), tekanan darah dan detak jantung.

Cara tersebut juga dapat meningkatkan hormon oksitosin dan endorfin yang memicu rasa bahagia.

Penelitian juga menunjukkan bahwa level gamma-aminobutyric (GABA) di otak meningkat setelah berlatih yoha hanya satu jam.

Tingkat GABA yang lebih tinggi dikaitkan dengan tingkat depresi dan kecemasan yang lebih rendah.

Dengan kata lain, satu sesi kelas yoga dapat mulai mengubah kimia otak dan meningkatkan suasana hati.

Frekuensi yoga

Idealnya, yoga dilakukan dua atau tiga kali dalam seminggu dengan durasi selama 1 atau 1,5 jam per sesi.

Anda tidak dianjurkan melakukan yoga terlalu sering dan lama untuk mencegah terjadinya cedera serta memberikan waktu tubuh untuk beristirahat.

Anda juga tidak disarankan melakukan yoga terlalu jarang.

Yoga setidaknya dilakukan sekali dalam seminggu. 

Jika Yoga tak dilakukan secara rutin, ada kemungkinan tubuh harus kembali menyesuaikan diri.

Kondisi tersebut membuat kita lebih rentan merasakan pegal dan kaku ketika harus mempraktikan gerakan-gerakan yoga kembali.

Oleh karena itu, bagi pemula sebaliknya melakukan yoga selama 20 menit hingga 30 menit per sesi.

Setelah tubuh terbiasa, Anda bisa menambah durasinya.

 

https://health.kompas.com/read/2019/12/29/060000468/cara-mudah-hidup-bahagia-coba-rutin-lakukan-yoga

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendarahan Pasca Melahirkan

Pendarahan Pasca Melahirkan

Penyakit
Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Health
Penyakit Addison

Penyakit Addison

Penyakit
11 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Baik Diperhatikan

11 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Baik Diperhatikan

Health
8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

Health
3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

Health
Penis Gatal

Penis Gatal

Penyakit
9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

Health
Premenstrual Syndrome (PMS)

Premenstrual Syndrome (PMS)

Penyakit
Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Health
Gangguan Pendengaran

Gangguan Pendengaran

Penyakit
Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Health
Fenilketonuria

Fenilketonuria

Penyakit
Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Health
Hiperemesis Gravidarum

Hiperemesis Gravidarum

Penyakit
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.