Salin Artikel

Perut Begah Setelah Makan: Penyebab dan Cara Mengatasi

Kondisi ini bisa membuat perut terasa sesak, penuh gas, dan terasa kencang.

Munculnya begah setelah makan ini umumnya bukan hal yang perlu dikhawatirkan.

Penyebab perut begah setelah makan

Melansir Medical News Today, rasa begah atau kembung setelah makan merupakan sesuatu yang wajar.

Pasalnya, proses pencernaan secara alami menghasilkan gas. Selain itu, udara juga bisa masuk ke saluran pencernaan saat seseorang makan dan minum.

Beberapa jenis makanan dan minuman juga bisa memicu timbulnya rasa begah.

Di antaranya apel, kacang polong, brokoli, kembang kol, selada, produk susu, bawang, pir, asupan terlalu asin, makanan berlemak, dan minuman bersoda.

Jika susah sendawa atau kentut, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi perut begah setelah makan, di antaranya:

  • Jalan-jalan ringan

Melansir Healthline, jalan-jalan ringan dapat mengatasi perut begah setelah makan.

Saat perut terasa begah setelah makan, coba untuk beranjak dari tempat duduk dan jalan-jalan ringan sebentar.

Tak hanya meredakan perut begah setelah makan, olahraga ringan ini juga bisa memberikan bonus tubuh jadi lebih bugar.

  • Konsumsi probiotik

Saat perut terasa begah setelah makan, coba atasi dengan mengonsumsi probiotik.

Probiotik dapat mengatur keseimbangan bakteri baik di dalam usus. Hal itu dapat mengurangi rasa perut begah.

Bakteri baik di dalam usus dapat menunjang kinerja enzim yang membantu memecah karbohidrat, lemak, dan protein di dalam pencernaan.

  • Minum jahe

Jahe adalah obat tradisional untuk mengatasi masalah pencernaan, seperti perut begah dan kembung.

Studi pada 2013 membuktikan manfaat jahe untuk kesehatan, termasuk meredakan kembung.

Jare mengandung karminatif. Zat ini bermanfaat untuk mengurangi gas yang berlebihan di saluran pencernaan.

Perut begah setelah makan umumnya bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan, apabila begah masih bisa diatasi dengan cara sederhana di atas.

Namun, Anda perlu berkonsultasi ke dokter saat begah tak kunjung hilang disertai gejala sakit perut, mual, sembelit, diare, lelah, penurunan berat badan, dan iritasi kulit.

Kondisi tersebut bisa jadi tanda penyakit crohn, alergi makanan, sindrom iritasi usus besar, intoleransi laktosa, penyakit celiac, atau alergi gluten.

https://health.kompas.com/read/2020/06/13/080800468/perut-begah-setelah-makan--penyebab-dan-cara-mengatasi

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Flu Perut
Flu Perut
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.