Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

6 Cara Merawat Organ Pernapasan Agar Tetap Sehat

Sistem ini membantu tubuh menyerap oksigen serta membuang karbon dioksida dan gas limbah dari darah.

Beberapa gangguan pada organ pernapasan seperti alergi, penyakit, atau infeksi dapat mengganggu kelancaran pernapasan.

Melansir Cleveland Clinic, fungsi sistem pernapasan manusia bukan hanya sebatas membantu menghirup dan mengembuskan napas.

Organ pernapasan manusia yang terdiri atas mulut, hidung, sinus, tenggorokan, trakea, tabung bronkial, paru-paru, diafragma, alveoli, bronkiolus, sampai laring juga punya fungsi lain.

Di antaranya berbicara, mencium, mengedarkan udara ke seluruh tubuh, serta melindungi saluran udara dari zat berbahaya.

Apabila organ pernapasan tersebut tergangggu, salah satu fungsi atau kinerjanya turut bermasalah.

Berikut beberapa cara merawat organ pernapasan agar tetap sehat:

Rokok adalah penyebab utama kanker paru-paru dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Paparan asap rokok dapat mempersempit saluran udara dan menghambat kelancaran pernapasan.

Dalam jangka pendek, paparan asap rokok bisa memicu peradangan sampai bronkitis kronis.

Seiring berjalannya waktu, asap rokok juga bisa merusak jaringan paru-paru dan menyebabkan kanker.

Polutan dapat merusak saluran udara, bagian dari organ pernapasan.

Untuk itu, pastikan Anda menggunakan masker di tempat yang rentan banyak polutan.

Selain itu, buat sirkulasi udara di rumah selalu sehat dengan memaksimalkan ventilasi udara dan pastikan rumah bebas radon.

Infeksi pada saluran pernapasan bisa menimbulkan komplikasi serius.

Ada beberapa cara untuk mencegah infeksi organ pernapasan, antara lain:

Melansir Healthline, olahraga dapat memperkuat jantung sekaligus paru-paru.

Saat berolahraga, seseorang memompa jantung dan paru-paru lebih keras.

Tubuh pun jadi menghirup lebih banyak oksigen. Dengan begitu, paru-paru akan mengedarkan lebih banyak oksigen ke tubuh.

Saat menarik napas pendek-pendek, tubuh hanya menggunakan sebagain kecil paru-paru.

Udara yang keluar biasanya juga hanya berasal dari dada, belum dari perut.

Sebaliknya, pernapasan dalam dapat membantu tubuh mengoptimalkan pembersihan udara kotor dan produksi oksigen dalam paru-paru.

Agar bisa rutin melakukan pernapasan dalam, Anda bisa berlatih dengan cara menghitung saat bernapas.

Tak hanya merawat organ pernapasan, menarik napas dalam-dalam juga membuat tubuh rileks dan tidak stres.

Upayakan selalu makan makanan bergizi, termasuk memasukkan sayur, buah, dan air putih.

Makanan sehat seperti sayur dan buah dapat memasok nutrisi yang bisa meningkatkan sistem daya tahan tubuh.

https://health.kompas.com/read/2020/11/13/080200868/6-cara-merawat-organ-pernapasan-agar-tetap-sehat

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+