Salin Artikel

5 Penyakit Kelamin yang Menular Akibat Seks Oral

KOMPAS.com - Banyak orang melakukan seks oral tanpa tahu bahaya di baliknya.

Padahal, infeksi menular seksual rentan terjadi melalui aktivitas seks oral.

Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa sekitar satu juta kasus infeksi menular seksual terjadi hampir setiap harinya.

Oleh karena itu, orang yang aktif secara seksual harus memahami bagaimana penularan dan bahaya infeksi menular seksual agar bisa mengurangi risiko penyebaran infeksi.

Penyakit akibat seks oral

Beberapa penyakit menular seksual yang bisa terjadi akibat seks oral antara lain:

1. Herpes genital

Herpes genital adalah virus yang ditularkan melalui kontak vagina, oral, atau anal dengan seseorang yang menderita herpes.

Gejala utama herpes adalah munculnya luka seperti lepuh pada atau di sekitar alat kelamin. Luka dapat menyebar ke paha, bokong, atau daerah terdekat lainnya.

Penyakit ini juga dapat mempengaruhi mulut, lidah, dan bibir, tergantung pada jenis herpes.

Orang yang memiliki herpes oral juga dapat menyebarkan infeksi herpes ke alat kelamin pasangan seksual mereka melalui seks oral.

2. Gonore

Gonore adalah infeksi bakteri yang sangat menular yang menyebar melalui kontak seksual dengan vagina, penis, anus, atau mulut penderita penyakit.

Gejala yang kerap diaami penderita gonore antara lain:

  • keputihan
  • buang air besar yang menyakitkan
  • gatal atau terbakar saat buang air kecil
  • keluarnya cairan putih, hijau, atau kuning dari penis.

Jika tidak diobati, gonore bisa menyebabkan komplikasi serius.

Pada wanita, gonore yang tidak diobati dapat menyebabkan penyakit radang panggul, yang dapat menyebabkan infertilitas.

Gonore juga dapat menyebabkan kemandulan pada pria.

3. Sipilis

Sipilis adalah infeksi bakteri yang menyebar melalui vagina, oral, penis, anal, atau kontak kulit dengan luka sifilis.

Luka akibat sipilis bisa saja tidak terlihat. Jadi, satu-satunya cara untuk mengetahui dengan pasti apakah mereka menderita sifilis adalah dengan melakukan tes.

Jika tidak diobati, sipilis dapat menyebabkan kegagalan organ, demensia, dan masalah kesehatan serius lainnya.

4. Klamidia

Klamidia adalah penyakit kelamin yang menyebar melalui kontak vagina, oral, penis, atau anal dengan orang yang terinfeksi.

Biasanya, klamidia tidak memicu gejala. Namun, penderita juga bisa merasakan adanya sensai gatal atau terbakar pada area genital, juga nyeri saat buang air kecil.

5. Kutu kemaluan

Kutu kemaluan adalah serangga kecil yang memakan darah dan hidup di rambut kemaluan.

Serangga tersebut juga dapat hidup di rambut tubuh lainnya, tetapi tidak di kulit kepala.
Kutu kemaluan dapat berpindah dari satu orang ke orang lain melalui kontak fisik.

https://health.kompas.com/read/2022/08/01/210100268/5-penyakit-kelamin-yang-menular-akibat-seks-oral

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.