Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Fungsi Usus Besar dan Cara Menjaga Kesehatannya

KOMPAS.com - Usus besar merupakan bagian dari sistem pencernaan (sistem gastrointestinal/GI) yang memiliki diameter 3 inci (7,6 cm) dan panjang sekitar 6 kaki (182,8).

Mengutip Health Grades, panjang usus besar ini kira-kira seperlima dari seluruh panjang saluran pencernaan.

Panjangnya dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu:

  • Kolon asendens
  • Kolon transversum
  • Kolon desendens
  • Kolon sigmoid

Sepanjang bagian usus besar itu di dalamnya memiliki dinding otot yang berkontraksi untuk memindahkan isinya.

Lapisan dalam usus besar memiliki banyak sel goblet, yang mengeluarkan lendir untuk menjaga segala isinya bergerak lancar.

Fungsi

Mengutip Verywell Health, fungsi usus besar yang utama adalah sebagai organ tempat sisa makanan dibentuk menjadi feses, yang disimpan dan akhirnya dikeluarkan beberapa saat kemudian.

Selain itu, fungsi usus besar yang sangat penting lainnya dalam saluran gastrointestinal (GI), termasuk:

  • Menyerap kembali air dan menjaga keseimbangan cairan tubuh
  • Menyerap beberapa vitamin, yaitu vitamin K dan B7 (biotin), yang dihasilkan oleh kerja bakteri sehat di usus besar melalui fermentasi.
  • Memproses bahan makanan yang belum dicerna di usus kecil, seperti serat
  • Menyimpan limbah sebelum mengubah sisa makanan menjadi feses.

Mengutip Cleveland Clinic, ketika usus besar menerima makanan dari usus kecil, makanan telah dilumat menjadi bubur (kime) oleh proses pencernaan dan sebagian besar nutrisi telah diserap.

Tugas usus besar adalah mengeringkan sisa makanan dan membentuknya menjadi feses.

Ini dilakukan dengan perlahan menyerap air dan elektrolit saat sistem ototnya memindahkan limbah.

Sementara itu, bakteri yang hidup di usus besar Anda akan memakan limbah makanan dan memecahnya lebih lanjut, menyelesaikan bagian kimia dari proses pencernaan.

Bagaimana menjaga kesehatan usus besar?

Dengan melihat fungsi usus besar yang penting, menjaga kesehatannya bisa memengaruhi keseluruhan sistem pencernaan.

Jika usus besar bekerja dengan baik, Anda akan lebih tangguh untuk melawan serangan penyakit.

Mengutip Voyage Health Care, berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan usus besar:

1. Konsumsi makanan berserat tinggi

Serat meningkatkan rasa kenyang dan mendorong buang air besar lancar dan teratur, sehingga bermanfaat untuk menjaga kesehatan usus besar.

Disarankan mengkonsumsi serat sekitar 25-35 gram per hari untuk menjaga fungsi usus besar secara optimal.

Beberapa sumber serat yang terbaik untuk menjaga kesehatan usus besar meliputi:

  • Kacang-kacangan
  • Biji-bijian utuh
  • Polong-polongan
  • Brokoli
  • Wortel
  • Buah beri
  • Apel
  • Pir

2. Makan lebih banyak buah, sayuran, dan biji-bijian

Cara menjaga kesehatan usus besar selanjutnya adalah makan makanan yang menggabungkan banyak buah, sayuran, dan biji-bijian karena bisa menurunkan risiko kanker usus besar.

Ini sebagian karena nutrisi dan antioksidan yang ada dalam variasi makanan tersebut, kandungan serat yang tinggi.

Selain itu, hubungan antara pola makan, berat badan, dan menurunnya penyakit terkait usus besar.

3. Membatasi daging merah dan makanan olahan

Daging merah dan makanan olahan penuh dengan lemak jenuh, yang telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker usus besar.

Sering kali, daging merah diolah dengan cara yang menghasilkan karsinogen (penyebab kanker) yang membahayakan kesehatan usus besar.

4. Minum air putih yang cukup

Kementerian Kesehatan merekomendasikan minum air putih sebanyak 8 gelas dengan ukuran 230 ml atau total 2 liter setiap hari.

Ketika tubuh Anda tidak terhidrasi dengan baik, racun dapat menumpuk di dalam.

Minum 8 gelas atau lebih air sehari dapat membantu memindahkan racun dan kotoran melalui usus besar lebih cepat.

Jadi, ada manfaat minum air putih 2 liter setiap hari untuk tubuh tetap terhidrasi dan menjaga kesehatan usus besar Anda.

5. Berolahraga secara teratur

Olahraga teratur dapat mendorong buang air besar (BAB) lebih konsisten.

Peningkatan aliran dan sirkulasi darah membuat sistem GI Anda lebih efektif secara keseluruhan.

Penelitian telah menunjukkan bahwa olahraga sangat dapat mengurangi risiko berkembangnya beberapa gangguan pencernaan dan menjaga kesehatan usus besar.

6. Kolonoskopi

Kolonoskopi adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk melihat adanya gangguan atau kelainan pada usus besar.

Disarankan agar Anda mulai mendapatkan kolonoskopi pada usia 50 tahun.

Polip dan kelainan yang menyebabkan gangguan pada kanker usus besar dapat diangkat.

Pengangkatan itu untuk menghentikan perkembangan dan penyebaran penyakit di usus besar.

Untuk individu yang anggota keluarga dekatnya telah didiagnosis menderita kanker usus besar atau polip, disarankan agar Anda mulai mendapatkan kolonoskopi pada usia 40.

https://health.kompas.com/read/2022/08/20/163000868/fungsi-usus-besar-dan-cara-menjaga-kesehatannya

Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke