Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Istimewanya Seorang "Short Sleeper"

Kompas.com - 16/03/2011, 12:28 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com Kehilangan waktu tidur adalah hal yang merugikan dan kerap menjengkelkan. Tubuh bisa cepat lelah, mengantuk, dan konsentrasi menurun.  Namun, bagi sebagian orang yang mendapat "keistimewaan", kehilangan waktu tidur satu atau dua jam pada malam hari tampaknya bukan masalah berarti.

Mereka yang mendapat anugerah itu adalah orang-orang yang secara alami tak butuh tidur berlama-lama atau juga disebut dengan istilah short sleeper. Menurut para ahli, orang-orang istimewa ini mengalami mutasi pada gen hDEC2 yang berfungsi mengatur siklus tidur. Mutasi inilah yang membuat mereka tak mengalami masalah walau harus kekurangan tidur.

Beberapa tokoh terkenal yang diyakini merupakan seorang short sleeper antara lain adalah mantan Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher, aktor James Franco, dan pebisnis dan ahli kuliner Martha Stewart. Apakah kecenderungan mereka selalu tidur sebentar karena faktor genetik atau karena kemauan keras, hal ini memang belum diketahui secara pasti.

Menurut Ying-Hui Fu, profesor neurologi dari Universitas California San Francisco, AS, mereka yang secara alami memiliki kecenderungan sebagai short sleeper memang memiliki keuntungan secara kompetitif. Walau begitu, mungkin tidak banyak orang di dunia ini mengalami mutasi gen tersebut.

"Sulit untuk mengatakan seberapa sering kasus mutasi ini terjadi," ujarnya.

Di laboratorium tempat ia bekerja, Fu hanya menemukan 20 sampai 30 orang yang mengalami mutasi genetik dan hal itu diyakini memberikan kontribusi terhadap kemampuan tidur mereka yang hanya beberapa saat.

Sebagian besar dari mereka yang mengalami mutasi ini memang terbilang istimewa.  Mereka memiliki dua jenis pekerjaan, karier yang sukses, dan menikmati hobi yang beragam.

"Setiap hari, mereka punya dua atau tiga jam waktu luang untuk melakukan sesuatu. Mereka sangat aktif," ujar Fu.

Amy Avery, seorang warga Atlanta, adalah salah satu di antara mereka yang termasuk memiliki keistimewaan itu. Meski belum jelas apakah dia mengalami  mutasi gen, Avery mengaku terbiasa tidur hanya dalam empat hingga lima jam setiap malam.

Kendati kerap tidur singkat, Amy tidak memerlukan kopi atau minuman berkafein lain saat bekerja pada siang hari.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+