Obat Kanker Kulit Siap Diluncurkan

Kompas.com - 28/03/2011, 16:42 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Yervoy atau ipilimumab, obat untuk mengatasi melanoma, jenis kanker kulit yang paling mematikan, telah disetujui oleh Food and Drug Administration (FDA). Sebelumnya terapi utama melanoma adalah pengangkatan tumor melalui pembedahan.

Melanoma biasanya timbul dari sel penghasil pigmen kulit (melanin) dan tidak menimbulkan rasa nyeri. Radiasi sinar ultraviolet merupakan penyebab utama melanoma. Jenis tahi lalat tertentu juga dapat berubah menjadi melanoma.

Menurut data FDA, tahun 2020 di Amerika Serikat ditemukan 68.130 pasien yang terdiagnosa melanoma dan 8.700 orang di antaranya meninggal dunia.

Yervoy bekerja untuk menahan molekul yang disebut CTLA-4 yang diyakini akan melemahkan sistem imun sehingga kemampuan tubuh untuk melawan kanker terganggu.

Obat produksi Bristol-Myers Squibb  ini sudah dievaluasi klinik terhadap 676 pasien melanoma yang kankernya telah menyebar atau tidak bisa dibedah lagi. Seluruh pasien disebutkan memberi respon pada jenis terapi  melanoma lain yang juga disetujui FDA.

Dalam percobaan terhadap Yervoy, angka harapan hidup pasien mencapai 10 bulan, lebih lama dibanding pasien yang tidak mengonsumsi obat, yakni 6,5 bulan. Efek samping yang dialami pasien meliputi rasa letih, diare, kulit memerah dan inflamasi di organ dalam.

Sekitar 13 persen pasien dilaporkan mengalami reaksi autoimun yang fatal. Sehingga FDA merekomendasikan agar dokter yang meresepkan obat ini memberi penjelasan secara detil kepada pasien, terutama efek sampingnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Health
Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

Health
Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Health
4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Health
Mengapa Manusia Butuh Protein?

Mengapa Manusia Butuh Protein?

Health
Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Health
Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
Peripheral Artery Disease (PAD)

Peripheral Artery Disease (PAD)

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.