Kompas.com - 13/11/2012, 06:35 WIB
EditorLusia Kus Anna

Sejak tahun lalu, Dinas Kesehatan Halmahera Utara melarang tenaga kesehatan mempromosikan susu formula dalam bentuk apa pun. Demikian kata Koordinator Pengembangan Masyarakat Wahana Visi Maluku Utara Melliana Layuk.

Ujung tombak dari program Wahana Visi adalah kader pos- yandu, bidan desa, dan puskesmas. Mereka sering diberi pelatihan, bahkan dengan mendatangkan tenaga ahli dari Jakarta.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Halmahera Utara Johana Aipipideli mengatakan, asupan gizi yang tidak baik, perilaku hidup tidak bersih, dan keterbatasan ekonomi menjadi penyebab kematian ibu, bayi, dan anak berusia di bawah lima tahun (balita) di Halmahera Utara.

”Program Wahana Visi berkontribusi positif untuk mencegah kematian,” kata Johana.

Masalah lain adalah terbatasnya jumlah bidan desa di Halmahera Utara. Dari jumlah 196 desa di 17 kecamatan di Halmahera Utara, desa yang sudah ada bidan desa baru 135 desa. Itu pun tidak semua bidan menetap di desa. Banyak yang harus bekerja di puskesmas sepanjang waktu.

Hal ini membuat warga terpaksa pergi ke dukun desa, baik untuk membantu persalinan maupun mengobati anak sakit.

Kondisi geografis juga menghambat akses ke pelayanan kesehatan. Sebagai contoh di Kecamatan Loloda Utara dan Loloda Kepulauan. Wilayah itu hanya bisa dijangkau dengan perahu atau kapal. Di musim ombak, transportasi laut kerap tak bisa beroperasi.

Masih banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan di Halmahera Utara untuk menekan AKI, AKB, dan AKBA. Namun, membangun kesadaran warga akan asupan gizi yang baik dari halaman rumah setidaknya menjadi langkah positif untuk mencegah kematian.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.