Risiko Mudah Ngompol Meningkat Pascakelahiran

Kompas.com - 13/06/2013, 10:32 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorAsep Candra

KOMPAS.com -Inkontinensia urin atau sulit menahan urin umumnya dialami orang-orang berusia lanjut akibat melemahnya otot-otot di sekitar saluran kemih. Namun risiko mengalami inkontinensia urin juga meningkat pada wanita seusai melahirkan.

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan RS Bunda dr. Ivan Sini memaparkan, kemungkinan wanita mengalami inkontinensia urin meningkat setelah melahirkan hingga 25 persen. Sehingga bisa dikatakan satu dari empat wanita mengalami inkontinensia urin pasca kelahiran.

Ivan mengatakan, perubahan anatomi tubuh wanita pascamelahirkan merupakan penyebab terbesar gangguan ini terjadi. Otot-otot dinding pelvis yang menopang rahim dan kandung kemih mengalami perlemahan bahkan kerusakan akibat tekanan janin semasa hamil.

"Melemahnya otot-otot tersebut berdampak pada kesulitan dalam menahan berkemih," tutur Wakil Direktur Utama PT. Bundamedik ini dalam seminar bertema 'Risiko Setelah Melahirkan: Apa yang Tidak Anda Ketahui dan Wajib Diketahui' yang diadakan oleh Dermatix dan RS Bunda Jakarta, Rabu (12/6/2013) di Jakarta.

Selain menyebabkan inkontinensia urin, melemahnya otot-otot pelvis juga mengakibatkan peningkatan risiko vaginal prolapse atau yang dikenal dengan istilah awam "turun berok". Sejatinya vaginal prolapse yaitu keluarnya sebagian rahim dari mulut vagina akibat ketidakmampuan otot-otot pelvis dalam menopang rahim.

Kendati memiliki risiko-risiko yang membahayakan, namun Ivan mengatakan perlemahan otot-otot pelvis sebenarnya dapat diantisipasi sejak dini. Lantaran jika tidak, maka risiko-risiko ini dapat memberikan dampak jangka panjang yang mengurangi kualitas hidup perempuan.

Ivan mengungkapkan, cara mencegah risiko ini yaitu dengan cara olahraga dasar panggul dan senam kegel. "Caranya mudah, dapat dilakukan sendiri. Anda hanya tinggal mengontrol otot kemaluan untuk menutup dan menahannya beberapa detik dengan minimal sepuluh pengulangan. Lakukan setiap pagi ketika akan memulai aktivitas," tuturnya.

Sementara itu, jika sudah terjadi vaginal prolapse, maka diperlukan perbaikan vagina (vaginal repair). Ivan memaparkan perbaikan vagina dapat dilakukan dengan cara uroginekologis, operasi, dan pemasangan sling atau penahan buatan yang dimasukkan ke dalam saluran kemih.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Iskemia
Iskemia
PENYAKIT
Filariasis
Filariasis
PENYAKIT
Iritabilitas
Iritabilitas
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penis Lecet

Penis Lecet

Penyakit
Coulrophobia

Coulrophobia

Penyakit
Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Health
Tinnitus

Tinnitus

Penyakit
Rabun

Rabun

Penyakit
Gastroschisis

Gastroschisis

Penyakit
5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

Health
Lemah Jantung

Lemah Jantung

Penyakit
Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Health
Agranulositosis

Agranulositosis

Penyakit
8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

Health
Edema Paru

Edema Paru

Penyakit
7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

Health
Balanitis

Balanitis

Penyakit
6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.