Kompas.com - 22/06/2013, 12:45 WIB
Shutterstock
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Kabar gembira bagi penyuka permainan video game. Sebuah studi dari Duke and Brown University mengindikasikan bahwa bermain video games dapat memperbaiki penglihatan.

Studi menemukan bahwa nilai sensitivitas visual meningkat antara 14 dan 40 persen pada orang yang rutin memainkan video game dibandingkan dengan mereka yang tidak.

Studi tersebut melibatkan 125 peserta. Selama mengikuti studi, peserta diminta untuk bermain video game selama 13 jam atau lebih setiap minggunya.

Penulis studi Gregory Appelbaum mengatakan, temuan ini merupakan kabar yang baik mengingat peningkatan penglihatan dapat membantu seseorang melakukan segalanya lebih baik, dari mulai mengindentifikasi ancaman di jalan hingga menemukan kesalahan perhitungan di antara dokumen bisnis.

Appelbaum menjelaskan, bermain video game dapat melatih fokus penglihatan sehingga otak dapat menyerap dan menganalisa banyak informasi visual secara cepat.

"Ada beberapa game tertentu yang sangat baik untuk mempertajam penglihatan. Salah satunya tipe game aksi, penembakan seperti Call of Duty yang merupakan game terbaik dalam memberikan manfaat peningkatan penglihatan," paparnya.

Appelbaum mengatakan, bila 13 jam terlalu banyak untuk Anda, maka memainkan game dalam waktu yang lebih sedikit mungkin bisa tetap bermanfaat.

Studi sebelumnya menunjukkan posisi kiper dalam olahraga sepakbola juga dapat membantu memperbaiki penglihatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber menshealth
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Cara Mengobati Kanker Usus, Terapi Obat sampai Operasi

6 Cara Mengobati Kanker Usus, Terapi Obat sampai Operasi

Health
Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Health
7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Health
Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

Health
Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Health
4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Health
Mengapa Manusia Butuh Protein?

Mengapa Manusia Butuh Protein?

Health
Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Health
Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.