Hati-hati Peredaran Produk Pangan Tak Penuhi Syarat

Kompas.com - 01/08/2013, 15:40 WIB
Tim Pemeriksa BPOM Manado melakukan sidak ke sejumlah pasar swalayan dan pasar tradisional yang ada di Manado, untuk memastikan produk makanan dan minuman yang dijual aman untuk dikonsumsi. Kompas.com/Ronny Adolof BuolTim Pemeriksa BPOM Manado melakukan sidak ke sejumlah pasar swalayan dan pasar tradisional yang ada di Manado, untuk memastikan produk makanan dan minuman yang dijual aman untuk dikonsumsi.
|
EditorAsep Candra


KOMPAS.com - Beberapa hari menjelang Lebaran, masyarakat kembali diimbau mewaspadai peredaran produk pangan yang tak memenuhi ketentuan (TMK). Hasil temuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menunjukkan, ada banyak produk pangan di pasaran yang tak memenuhi syarat.

Hingga pekan ketiga di bulan Ramadhan, BPOM RI telah menemukan 3.037 item produk pangan TMK di seluruh Indonesia. Pangan yang memenuhi syarat ini terdiri dari 171.887 kemasan dan terbagi menjadi empat kategori yakni tanpa izin edar (TIE), rusak, kedaluwarsa, dan tak memenuhi ketentuan label.

"Temuan TMK pada 2013 meningkat dibanding tahun 2011 dan 2012. Temuan tertinggi ada pada pangan TIE," kata Deputi Bidang Pengawasan dan Keamanan Pangan Berbahaya BPOM RI, Roy Sparingga, pada keterangan pers di Jakarta, Kamis (1/8).

Hal ini dikarenakan permintaan masyarakat yang meningkat, namun kurang memperhatikan kondisi pangan. Tahun ini, pangan TIE ditemukan pada 760 item, sebanyak 130.374 kemasan. Peringkat kedua diisi pangan kedaluwarsa dengaan 1.844 item, yang terbagi menjadi 26.505 kemasan. Sedangkan pangan dengan label yang tak memenuhi ketentuan sebanyak 429 item, yang ditemukan pada 11.608 kemasan. Posisi keempat ditempati pangan dengan produk atau kemasan rusak sebanyak 964 item, yang ada di 3.907 kemasan.

Produk TIE, menurut Roy, paling banyak ditemukan di pintu perbatasan seperti di Batam Pekanbaru, Aceh, dan Pontianak. Produk pangan TIE umumnya adalah cokelat, minuman berenergi, minuman kaleng, dan kembang gula. Produk ini merupakan impor dari Malaysia, Singapura, Italia, dan Jerman.

"Namun bukan berarti tidak ada di Jakarta," kata Roy.

Pangan kedaluwarsa ditemukan di daerah yang jauh dari sentra produksi dan distribusi seperti Jayapura, Aceh, Kupang, Palangkaraya, dan Kendari. Produk yang banyak ditemukan sudah melewati masa penggunaan adalah biskuit, bumbu instan, dan makanan ringan.

Sedangkan oroduk rusak banyak ditemukan di Batam, Kendari, Aceh, Jambi, dan Lampung. Wilayah ini berada jauh dari sentra produksi. Kondisi ini ditambah proses penanganan yang buruk. Produk yang rusak umumnya berkemasan kaleng, misal ikan, buah, atau susu.

Sedangkan produk pangan tanpa label yang memenuhi syarat, banyak ditemukan di Surabaya dan Semarang. Produk banyak ditemukan di sentra industri rumah tangga pangan (IRTP).

Kehati-hatian menjadi kunci bertahan dari serbuan TMK. Roy menyarankan untuk selalu membaca izin edar, tanggal kadaluwarsa, kelayakan kemasan, dan label pangan. Label berisi produsen, importir, komposisi makanan, dan kandungan gizi dalam bahasa Indonesia.

"Kalau masyarakat waspada dan tidak mau lagi mengkonsumsi pangan TMK, permintaan akan menurun. Akibatnya produk tersebut tidak lagi beredar di Indonesia," ujarnya.

Roy juga menyarankan masyarakat dan pengusaha memperhatikan izin edar. Produk dengan izin edar berarti sudah melalui pengawasan BPOM, sehingga aman dikonsumsi. Izin edar berupa kode MD untuk pangan buatan dalam negeri, dan ML untuk produksi luar negeri beserta 12 angka.

"Kuncinya tetap waspada dan jangan asal beli sekalipun di ritel terkemuka. Teliti kemasan pangan sebaik-baiknya sebelum membeli," pesan Roy. 


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Obat Asam Urat dan Efek Sampingnya

8 Obat Asam Urat dan Efek Sampingnya

Health
Apa itu Operasi Lasik Mata?

Apa itu Operasi Lasik Mata?

Health
13 Gejala Anemia pada Remaja dan Cara Mengatasinya

13 Gejala Anemia pada Remaja dan Cara Mengatasinya

Health
7 Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

7 Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Health
9 Gejala Penyakit Celiac yang Perlu Diwaspadai

9 Gejala Penyakit Celiac yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Warna Feses dan Penyakit di Baliknya

5 Warna Feses dan Penyakit di Baliknya

Health
5 Gejala Glaukoma Sesuai Jenisnya

5 Gejala Glaukoma Sesuai Jenisnya

Health
7 Penyebab Air Kencing Bau Bisa Jadi Gejala Apa Saja

7 Penyebab Air Kencing Bau Bisa Jadi Gejala Apa Saja

Health
3 Cara Meditasi yang Benar untuk Mengatasi Susah Tidur

3 Cara Meditasi yang Benar untuk Mengatasi Susah Tidur

Health
Pola Makan Juga Mempengaruhi Fungsi Ereksi, Pria Wajib Tahu

Pola Makan Juga Mempengaruhi Fungsi Ereksi, Pria Wajib Tahu

Health
15 Cara Mengatasi Asam Lambung Naik Secara Alami

15 Cara Mengatasi Asam Lambung Naik Secara Alami

Health
Penyebab Glaukoma dan Cara Mencegahnya

Penyebab Glaukoma dan Cara Mencegahnya

Health
8 Penyebab Mata Gatal dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab Mata Gatal dan Cara Mengatasinya

Health
 4 Cara Menjaga Kesehatan dan Kekuatan Tulang

4 Cara Menjaga Kesehatan dan Kekuatan Tulang

Health
11 Makanan Penyebab Heartburn yang Perlu Diwaspadai

11 Makanan Penyebab Heartburn yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X