Kompas.com - 06/09/2013, 09:03 WIB
|
EditorAsep Candra

KOMPAS.com — Setidaknya ada empat tipe ereksi yang wajib diketahui oleh setiap pria. Penting artinya mengenal jenis ereksi karena hal ini menentukan tingkat kepuasan dan keberhasilan mencapai orgasme pada hubungan suami istri. Tipe ereksi dikenal sebagai erection hardness score (EHS), yang menentukan tingkat kekerasan atau kekakuan penis.

"Nilai EHS menentukan kepuasan saat berhubungan seksual. Pemeriksaan EHS juga biasa dilakukan pada pengobatan disfungsi ereksi," kata urolog Rumah Sakit Asri, Dr dr Nur Rasyid, SpU, pada seminar "Pasien Disfungsi Ereksi (DE) Kini Memiliki Harapan Sembuh Tanpa Obat" di Jakarta, Kamis (5/9/2013).

Berikut empat tipe ereksi seperti dijelaskan Nur Rasyid:

Tipe 1
Menurut Nur, tipe ini biasa dianalogikan sebagai hidangan agar-agar. Pada kondisi ini penis sudah membesar, tetapi tidak cukup keras.

Tipe 2
Tipe ini memiliki analogi yang sama dengan tipe sebelumnya. Namun, pada kondisi ini penis sudah cukup besar dan keras. "Tipe satu dan dua tidak cukup untuk penetrasi. Biasanya bukan tipe ini yang digunakan dalam hubungan suami istri," kata Nur.

Tipe 3
Buah pisang biasa dianalogikan untuk tipe 3. Pada kondisi ini, penis sudah dapat digunakan untuk penetrasi.

Tipe 4
"Pada kondisi ini penis benar-benar siap digunakan untuk penetrasi. Beberapa pasangan memilih tipe ini dibandingkan tipe 3," kata Nur. Tipe 4 biasa dianalogikan sebagai buah ketimun.

Ereksi sendiri adalah reaksi pada kepala (gland) penis akibat berbagai rangsang yang diterima baik penglihatan, penciuman, dan sentuhan. Kondisi ini terjadi karena adanya krause finger corpuscle pada kepala penis, yang memiliki banyak sel saraf.

Berbagai rangsang tersebut ditangkap krause finger corpuscle, yang kemudian dikirim ke otak. Dari otak, rangsang tersebut diterjemahkan dan dikirim kembali menjadi reaksi ereksi. Saat ereksi, pembuluh darah pada penis melebar dan berisi penuh darah. Untuk mencapai ereksi, pembuluh darah harus dalam keadaan rileks.

"Pada saat rileks, kalsium dalam sel di penis menurun. Karena itu, penderita disfungsi ereksi mengonsumsi PDE-5 inhibitor, yang berfungsi menurunkan kadar kalsium dalam sel di penis," kata urolog Dr Ponco Birowo, SpU, PhD.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.