Kompas.com - 16/10/2013, 04:02 WIB
Ilustrasi low vision shutterstockIlustrasi low vision
|
EditorPalupi Annisa Auliani
BANDUNG, KOMPAS.com - Potensi penduduk Indonesia mengalami gangguan penglihatan masih tinggi. Butuh peran serta pemerintah dan masyarakat guna menekannya dengan meningkatkan kepedulian pemeriksaan mata, pencegahan kasus baru, hingga penanganan medis gangguan penglihatan.

"Kepedulian dan pencegahan penting menekan kasus gangguan penglihatan," kata Guru Besar pada Ilmu Kesehatan Mata pada Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Farida Sirlan, di Bandung, Selasa (15/10/2013). Menurut dia, saat ini kepedulian dan pencegahan tersebut belum maksimal dilakukan masyarakat dan pemerintah.

"Akibatnya kasus gangguan penglihatan seperti kebutaan dan low vision masih tinggi," ujar  Farida. Diskusi ini merupakan salah satu rangkaian acara memeringati Hari Penglihatan Sedunia 2013. Peringatan ini digelar setiap Kamis pekan kedua Oktober, yang tahun ini jatuh pada 9 Oktober 2013.

Selain diskusi, digelar juga konsultasi mata gratis, pemaparan kisah semangat penyandang low vision dan tunanetra, hingga pameran alat bantu penglihatan. Mengutip data Survei Kesehatan Indera Penglihatan dan Pendengaran 1993-1996, Farida mengatakan angka gangguan penglihatan masyarakat Indonesia mencapai 1,5 persen atau 3,6 juta jiwa dari 245 juta penduduk Indonesia.

Penyebab gangguan penglihatan ini, ujar Farida, bervariasi. Antara lain, kelainan refraksi, katarak, glaukoma, hingga infeksi. Di Indonesia, kalangan paling berisiko terkena gangguan penglihatan adalah penduduk usia 50 tahun ke atas dan usia 15 tahun ke bawah.

Farida mengatakan gangguan penglihatan sebenarnya bisa dicegah hingga 80 persen dari total jumlah penderita. Namun, butuh peran serta semua pihak guna mewujudkan hal itu. Langkah pencegahan itu, sebut dia, bisa dimulai dengan saling mengingatkan di masyarakat untuk melakukan pemeriksaan dini kesehatan mata.

Sementara pencegahan oleh pemerintah, lanjut Farida, dapat dilakukan dengan terjun langsung ke lapangan mencari penduduk yang membutuhkan pengobatan. "Harus diakui gangguan penglihatan mata dipicu kemiskinan. Seringkali kemiskinan jug berperan besar menambah jumlah penyandang gangguan penglihatan," ungkap Farida.

Angka kebutaan Indonesia nomor 2 sedunia

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Tri Hanggoro mengatakan saat ini angka kebutaan di Indonesia, lebih dari 2 juta penderita, adalah nomor dua terbesar di dunia setelah Ethiopia. "Tanggungjawab semua pihak untuk kenali dan lakukan deteksi dini mencegah bertambahnya angka kebutaaan," ujar Tri Hanggoro.

Ketua Yayasan Syamsi Dhuha yang juga penyandang low vision Dian Syarief mengatakan acara ini sengaja dilakukan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat. Sebelumnya, juga sempat dilakukan beragam diskusi hingga pelatihan deteksi dini gangguan mata bagi ratusan guru di Jawa Barat.

Syamsi Dhuha adalah lembaga sosial masyarakat yang bergerak dalam pendampingan penyandang lupus dan low vision. "Peran keluarga sebagai benteng terbaik juga kami libatkan. Mereka adalah orang-orang pertama yang bisa memberikan semangat bagi penyandang low vision untuk bangkit kembali," ujar Dian.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Konfabulasi
Konfabulasi
PENYAKIT
Oligomenore
Oligomenore
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Tips Makan Untuk Cegah Diabetes Tipe 2

4 Tips Makan Untuk Cegah Diabetes Tipe 2

Health
Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Health
Pahami, Kaitan Pola Makan dengan Risiko Diabetes Tipe 2

Pahami, Kaitan Pola Makan dengan Risiko Diabetes Tipe 2

Health
8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

Health
5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

Health
4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

Health
Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Health
Cacat Septum Ventrikel

Cacat Septum Ventrikel

Penyakit
Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Health
Limfoma Sel Mantel

Limfoma Sel Mantel

Penyakit
Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Health
Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Health
Hidradenitis Supurativa

Hidradenitis Supurativa

Penyakit
Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.