Kompas.com - 22/11/2013, 12:40 WIB
shutterstock
Penulis Wardah Fajri
|
EditorWardah Fajri
KOMPAS.com - Perhatikan jadwal imunisasi si kecil, apakah ada yang terlewati, baik imunisasi dasar maupun imunisasi lainnya. Atau adakah saran dokter terkait pemberian vaksin untuk mencegah penyakit tertentu yang masih menjadi pertimbangan sehingga imunisasi tertunda?

Imunisasi merupakan bagian dari pemantauan kesehatan yang menjadi kebutuhan dasar anak untuk tumbuh kembang optimal. WHO mengungkapkan, imunisasi mencegah 2-3 juta kematian tiap tahunnya. Imunisasi bukan hanya melindungi seseorang terhadap penyakit tertentu, namun juga bisa menurunkan angka kejadian (prevalensi) penyakit. Bahkan mengubah epidemi penyakit dan menghilangkan penyakit.

Dengan menjalankan jadwal imunisasi secara lengkap, tumbuh kembang anak juga lebih optimal karena kesehatannya terpelihara dengan baik.

Anggota Satuan Tugas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr dr Hartono Gunardi, Sp.A(K), mengutip data WHO, mengatakan prevalensi penyakit menular pada 2009 rata-rata turun 99,58 persen, berkat imunisasi.

"Risiko sakit, cacat, dan kematian tinggi jika tidak melakukan imunisasi," ungkap Hartono di sela peluncuran www.myvaccination.com, portal web mengenai informasi penyakit yang bisa dicegah dengan vaksinasi, di Jakarta, Kamis (21/11/2013).

Hartono menerangkan, vaksin juga lebih aman dari antibiotik. Artinya mengobati penyakit justru lebih berisiko dibandingkan tindakan mencegah tertular penyakit dengan vaksinasi.

Vaksin memang punya efek samping, namun umumnya ringan dan sementara, seperti pegal atau demam. Kalau pun ada efek berat, hanya terjadi satu dari 100.000 hingga satu juta kasus.

Sebagai contoh, penyakit campak yang bisa menyebabkan pneumonia (radang paru), terjadi pada satu dari 20 anak.  Namun reaksi alergi dari imunisasi campak hanya terjadi pada satu dari 2.000 anak. Vaksin MMR juga bisa menimbulkan reaksi alergi, namun hanya terjadi pada satu dari satu juta kasus.

Besarnya dampak vaksinasi semestinya menjadi catatan bagi orangtua untuk tidak melewati jadwal imunisasi. Setidaknya anak mendapatkan lima imunisasi dasar di  antaranya:
* Hepatitis B setelah bayi lahir.
* BCG, Polio 1 saat usia bayi satu bulan.
* DPT Hepatitis  B-1, Polio 2 (Hib) saat usia bayi dua bulan.
* DPT Hepatitis B-2, Polio 3 saat usia bayi tiga bulan.
* DPT Hepatitis B-3, Polio 4 (Hib) saat usia bayi empat bulan.
* Campak di usia bayi sembilan bulan.

Vaksinasi lainnya di antaranya:
* Vaksin MMR (Measles Mumps Rubella) di usia bayi 15 bulan, diulang pada usia 5-6 tahun.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Cacingan
Cacingan
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyakit Jantung Rematik

Penyakit Jantung Rematik

Penyakit
3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

Health
Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Health
6 Gejala Asam Urat di Lutut

6 Gejala Asam Urat di Lutut

Health
Karsinoma Sel Skuamosa

Karsinoma Sel Skuamosa

Penyakit
10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

Health
Rahim Turun

Rahim Turun

Penyakit
6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

Health
Herniasi Otak

Herniasi Otak

Penyakit
Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Health
Insufisiensi Mitral

Insufisiensi Mitral

Penyakit
Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Health
Sindrom Sjogren

Sindrom Sjogren

Penyakit
Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Health
Lupus Nefritis

Lupus Nefritis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.