Kompas.com - 26/03/2014, 18:08 WIB
Ilustrasi tidur ShutterstockIlustrasi tidur
|
EditorWardah Fajri
KOMPAS.com – Tidur adalah kebutuhan dasar setiap orang. Tidur yang cukup diharapkan bisa menjaga stamina dan kesehatan tubuh. Bagi anak, kecukupan tidur diharapkan bisa menunjang tumbuh kembang dan menjaga konsentrasinya saat bersekolah. Karena itulah setiap orang harus memenuhi kebutuhan tidur yang durasinya disesuaikan dengan usia.

Pola tidur yang dijalani sebagian besar orang adalah monophasic, yakni pola tidur selama beberapa jam dalam satu waktu tertentu. Namun sebagian orang mengabaikan pola ini dan memiliki kebiasaan tidur polyphasic atau pola tidur mirip kucing (catnaps). Kebiasaan tidur di mana dan kapan saja ini memengaruhi pengaturan pola hidup sehari-hari.

National Sleep Foundation, lembaga nirlaba yang fokus pada kebutuhan tidur, mengeluarkan daftar berapa lama kebutuhan tidur seseorang berdasarkan usia. Kebutuhan tidur yang terpenuhi sesuai saran akan menghasilkan komunitas mayarakat yang lebih baik. Berikut daftarnya:

* Dewasa usia 18 ke atas: 7-9 jam
* Remaja 11-17 tahun: 8,5-9,5 jam
* Anak usia sekolah 5-10 tahun: 10-11 jam
* Anak usia prasekolah 3-5 tahun: 11-13 jam
* Batita 1-3 tahun: 12-14 jam
* Bayi 3-11 bulan: 14-15 jam
* Bayi baru lahir 0-2 bulan: 12-18 jam

Kisaran jam tidak berarti seseorang bisa memilih kebutuhan tidurnya. Kisaran ini digunakan untuk memperkirakan kebutuhan dasar (basal sleep needs), sekaligus utang tidur (sleep debt) tiap harinya.

Kebutuhan dasar tidur merujuk pada kebutuhan dasar untuk istirahat. Angka ini adalah jumlah tidur yang diinginkan tubuh pada setiap malam. Bila kebutuhan tersebut terpenuhi, maka bisa dipastikan orang tersebut beristirahat dengan baik.

Bila kebutuhan tersebut tidak terpenuhi maka segera pertimbangkan utang tidur. Utang tidur adalah jumlah jam tidur yang tidak didapatkan tubuh. Bila seseorang tidak tidur pada malam sebelumnya, bisa dipastikan konsentrasi dan energi akan menurun hingga beberapa hari setelahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Utang tidur mungkin saja dibayar pada malam-malam setelahnya. Namun efek akibat kurang tidur tidak bisa diperbaiki.

“Utang tidur tentu bisa dibayar. Namun utang dan perbaikan akibat urang tidur tentu tidak sama. Utang tidur yang sedikit mungkin bisa diperbaiki, namun bila terlalu banyak tidak bisa dipulihkan,” kata spesialis kesehatan tidur dari University of Arkansas for Medical Sciences, Raghu Reddy.

                                                                                         

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Achondroplasia
Achondroplasia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Abses Otak

Abses Otak

Penyakit
10 Jenis Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Jenis Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Hemangioma

Hemangioma

Penyakit
2 Penyebab Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

2 Penyebab Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Displasia Fibrosa

Displasia Fibrosa

Penyakit
10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

Health
13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

Health
16 Penyebab Anus Sakit dan Cara Mengobatinya

16 Penyebab Anus Sakit dan Cara Mengobatinya

Health
Klamidia

Klamidia

Penyakit
5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Sunat Agar Luka Cepat Kering

5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Sunat Agar Luka Cepat Kering

Health
Kram Mesntruasi

Kram Mesntruasi

Penyakit
10 Gejala Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Gejala Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Sindrom Tourette

Sindrom Tourette

Penyakit
6 Cara Mengatasi Postnasal Drip Sesuai Peyebabnya

6 Cara Mengatasi Postnasal Drip Sesuai Peyebabnya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.