Kompas.com - 28/03/2014, 11:00 WIB
Ilustrasi BPJS ShutterstockIlustrasi BPJS
|
EditorWardah Fajri
PADANG, KOMPAS.com - Pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ternyata memang tak selalu lancar. JKN bertujuan meningkatkan standar kesehatan namun manfaat ini sulit didapat jika tidak diikuti perubahan pola pikir dan kebiasaan masyarakat. Oleh sebab itu masyarakat dan tenaga kesehatan perlu memahami keuntungan JKN bagi mereka.

Perubahan pola pikir inilah yang menghambat pelaksanaan JKN di berbagai kota di Indonesia. Hal serupa juga terjadi di Padang, Sumatera Barat.

"Permasalahan pasti ada dan hampir sama dengan kota lainnya. Sosialisasi yang terus menerus menjadi faktor penting implementasi JKN," kata Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kantor Cabang Padang, Sumatera Barat, Eddy Martadinata, pada roadshow pelaksanaan JKN bersama BPJS Kesehatan di Padang, Kamis (27/3/2014).

 
BPJS Kesehatan Kantor cabang Padang yang menaungi Kota Padang, Pariaman, Pesisir Selatan, Kepulauan Mentawai, dan Kabupaten Pariaman sudah melaksanakan sosialisasi JKN sejak Oktober 2013. Sosialisasi tersebut menyasar masyarakat, tenaga kesehatan, penyedia layanan kesehatan (PPK), dan jajaran pemerintah. Pada Kamis (27/3/2014), sosialisasi diberikan kepada Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD), puskesmas, camat, dan kepala nagari.
 
Tujuan utama sosialisasi adalah agar semua komponen masyarakat mengetahui manfaat penting JKN. Termasuk meyakinkan PPK bahwa JKN tidak menyebabkan kerugian melalui penerapan sistem paket yang disebut Indonesia Case Based Group's (INA-CBG's), bukan fee for services. Sistem paket memastikan PPK memberi layanan efektif dan efisien, sehingga memberi manfaat maksimal bagi pasien.
 
"Kita memastikan selalu ada petugas BPJS Kesehatan di rumah sakit, untuk memberi penerangan dan bantuan pada masyarakat yang ingin memanfaatkan JKN. Untuk jajaran puskesmas, setiap saat mereka bisa menelepon melaporkan berbagai hambatan termasuk pencairan kapitasi setiap bulannya. BPJS Kesehatan juga rutin melakukan pertemuan dengan Dinas Kesehatan untuk menjamin kelancaran implementasi JKN," ujar Eddy.
 
Masalah yang kerap muncul dalam penerapan JKN adalah kecukupan obat selama 30 hari untuk penyakit kronis, dan sistem rujukan berjenjang maupun berulang.

Sosialisasi diharapkan bisa mengatasi berbagai hambatan pelaksanaan JKN, selain menjamin perbaikan sistem dari pemerintah pusat hingga ke lapangan sehingga masyarakat benar-benar bisa menikmati manfaat JKN. Dengan begitu, kesiapan jajaran pemerintah dan PPK akan berbanding lurus dengan antusiasme masyarakat terhadap JKN.

Eddy mengatakan tiap harinya sekitar 400-500 orang antre mengurus persyaratan untuk JKN. Dengan adanya kesiapan dari pemerintah dan PPK, harapan masyarakat terhadap JKN bisa terpenuhi.

 
"Saya sangat berharap JKN memudahkan kami memperoleh layanan kesehatan. Sehingga kami bisa lebih mudah memeriksakan kesehatan dan memperoleh pengobatan," kata Mahira (30) salah satu peserta JKN.
 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Gejala Asam Urat yang Perlu Diwaspadai

6 Gejala Asam Urat yang Perlu Diwaspadai

Health
Penis Bengkak

Penis Bengkak

Penyakit
Mengapa Penderita Diabetes Bisa Mengelamai Penglihatan Kabur?

Mengapa Penderita Diabetes Bisa Mengelamai Penglihatan Kabur?

Health
Fibroadenoma

Fibroadenoma

Penyakit
Mengapa Penderita Diabetes Rawan Terkena Gangren?

Mengapa Penderita Diabetes Rawan Terkena Gangren?

Health
Iritabilitas

Iritabilitas

Penyakit
11 Gejala Diabetes yang Perlu Diwaspadai

11 Gejala Diabetes yang Perlu Diwaspadai

Health
Infeksi Saluran Kemih

Infeksi Saluran Kemih

Penyakit
2 Cara Keliru dalam Membersihkan Telinga

2 Cara Keliru dalam Membersihkan Telinga

Health
Bulimia Nervosa

Bulimia Nervosa

Penyakit
3 Cara Aman Membersihkan Telinga

3 Cara Aman Membersihkan Telinga

Health
Aneurisma Aorta

Aneurisma Aorta

Penyakit
Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Health
Bisinosis

Bisinosis

Penyakit
Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.